Breaking News:

Larangan Mudik Sulsel

Tak Terima Diminta Putar Balik, Satu Bus Coba Terobos Penjagaan di Perbatasan Maros

Hari kelima pelaksanaan larangan mudik, sejumlah kendaraan nekat di perbatasan maros melintas tanpa dokumen perjalanan lengkap

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Suasana posko penyekatan mudik Maros-Pangkep 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Hari kelima pelaksanaan larangan mudik, sejumlah kendaraan nekat di perbatasan maros melintas tanpa dokumen perjalanan lengkap, Senin (10/05/2021).

Walaupun sosialisasi mengenai larangan mudik telah digaungkan jauh-jauh hari, nyatanya masih ada saja pengendara yang nekat melintas tanpa adanya dokumen perjalanan.

Dokumen perjalan yang diperiksa oleh petugas diantaranya KTP, surat tugas dari kantor/instansi tempat bekerja atau surat keterangan dari kecamatan bagi yang melakukan perjalanan darurat dan juga surat keterangan negatif Covid-19.

Untuk posko penyekatan Maros-Pangkep sendiri telah menindaki 97 Kendaraan pemudik yang nekat mudik ke berbagai daerah di sulawesi selatan sejak pemberlakuan larangan mudik.

97 kendaaraan tersebut didominasi roda empat baik mobil pribadi maupun mobil penumpang. 

Namun, pada Senin dini hari, Polres maros terpaksa mengamankan satu unit Bus, karena mencoba menerobos posko penyekatan.

Bus yang mengangkut tujuh belas orang penumpang tersebut, diminta putar balik oleh petugas pengamanan karena tak memilikk dokumen perjalanan yang lengkap.

Kapolres Maros AKBP Musa Tompobulon saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Dini hari tadi diamankan satu unit bus penumpang tujuan masamba mengangkut tujuh belas orang penumpang yang diduga hendak mudik ke kampung," kata Musa.

Namun ia tidak mempunyai itikad baik dan akhirnya mencoba untuk menerobos posko pengamanan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved