Lebaran 2021

H-2 Lebaran, Pengunjung Pasar Tramo Maros Berdesak-desakan, Banyak yang Tak Pakai Masker

Dari pantauan langsung tribunmaros.com, Selasa siang, jumlah pengunjung pasar sangat ramai, bahkan pada lods tertentu

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/NURUL
H-2 Idulfitri 1442 Hijriah, Pasar Tramo Maros yang berlokasi di Jl Gladiol, Maros, Sulsel, mulai ramai oleh pengunjung, Selasa (11/05/21). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - H-2 Idulfitri 1442 Hijriah, Lebaran 2021, Pasar Tramo Maros yang berlokasi di Jl Gladiol, Maros, Sulsel, mulai ramai oleh pengunjung, Selasa (11/05/21).

Keramaian yang terjadi dipicu oleh banyaknya masyarakat yang berburu kebutuhan pokok menjelang Idulfitri.

Dari pantauan langsung tribunmaros.com, Selasa siang, jumlah pengunjung pasar sangat ramai, bahkan pada lods tertentu, pengunjung terlihat berdesak-desakan.

Tak hanya itu, sebagian pengunjung bahkan mengabaikan protokol kesehatan yang paling penting, yakni menggunakan masker.

Menanggapi hal tersebut, pengelola Pasar Tramo Maros, Jufri Hamdan, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai cara untuk menegakkan protokol kesehatan.

"Bapak Bupati memang sudah menghimbau kepada pihak kami untuk terus menaati protokol.kesehatan, salah satu upaya kami adalah mengoptimalkan penjagaan dan menyediakan fasilitas cuci tangan di pintu masuk," ucapnya.

Sejak pasar Tramo mulai ramai, lanjutnya, pihak pengelola telah membentuk petugas gabungan untuk mengoptimalkan penjagaan.

Petugas gabungan tersebut terdiri atas TNI, Polri, Satpol PP dan pengelola pasar itu sendiri.

Mereka tak pernah henti memberikan himbauan kepada para pengunjung untuk tetap menggunakan maskernya.

Jufri juga mengatakan, apabila ada pengunjung yang tidak menggunakan masker, maka akan diberikan teguran atau diminta untuk membeli masker.

Namun jika tetap menolak, maka terpaksa harus diminta untuk meninggalkan area pasar.

"Kalau ada pengunjung yang tidak pake masker, maka akan ditegur dulu, suruh beli masker. Kalau masih bandel, jadi terpaksa harus diminta keluar," ucapnya.

Ia juga membenarkan adanya peningkatan jumlah pengunjung pasar.

"Memang ada peningkatan yah, sekitar 20 persen dari hari biasa. Tapi jika di bandingkan tahun lalu, ini masih kurang pengunjungnya," tutupnya.

Diprediksi puncak kepadatan pengunjung akan terjadi besok, bertepatan pada H-1 Idulfitri.

Dihimbau kepada masyarakat yang akan berbelanja ke pasa agar tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah terjadinya klaster baru penularan Covid-19.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved