Breaking News:

Larangan Mudik Sulsel

Larangan Mudik 2021, Andi Sudirman Sulaiman Apresiasi Kepatuhan Masyarakat Sulsel

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi kepatuhan masyarakat di Sulsel dalam menaati aturan larangan mudik menjelang lebaran

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Humas Pemprov Sulbar
Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi kepatuhan masyarakat di Sulsel dalam menaati aturan larangan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 H/2021 M.

Diketahui, pemerintah telah mengeluarkan aturan untuk pelarangan mudik sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Hal itu guna mencegah penularan Covid-19.

Namun, ada pengecualian khusus di wilayah aglomerasi, yakni Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar (Mamminasata).

"Alhamdulillah, kondisi kepatuhan masyarakat cukup baik terhadap aturan larangan mudik," kata Andi Sudirman, Minggu (8/5/2021) malam.

Itu dilandaskan Andi Sudirman setelah mendapatkan laporan hasil pemantauan/monitoring langsung dari Kepala Kesbangpol Sulsel, Asriady Sulaiman.

Seperti diketahui, pemantauan tersebut dilakukan bersama Dirlantas Polda Sulsel, DirBinmas Polda Sulsel, Kadis Perhubungan Sulsel, Kasatpol PP Sulsel di beberapa titik perbatasan.

Di antaranya perbatasan Makassar-Gowa (Mallengkeri), kawasan rekreasi di Tinggi Moncong (Malino), dan di Kecamatan Tombolo Pao perbatasan Sinjai Barat.

"Hasil pemantauan/monitoring wilayah aglomerasi Gowa sampai di perbatasan Sinjai sampai saat ini, posko perbatasan berlangsung terpadu bersama unsur-unsur Pemkab Gowa maupun Pemkab Sinjai (Dinkes, Satpol PP & Dishub), Polres dan Kodim," klaimnya.

Andi Sudirman berharap, dengan pola pengamanan yang diberlakukan pemerintah atas aturan larangan mudik ini, bisa membantu menekan penyebaran Covid-19 di Sulsel.

Ia pun meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan senantiasa disiplin dalam mengikuti aturan pemerintah.

"Dengan kepatuhan masyarakat, tentu kita menginginkan tidak lain agar keluarga kita yang berada di kampung tetap terjaga kondisi kesehatannya," katanya.

"Demikian pula dengan kita yang berada di luar dari wilayah perbatasan tersebut," tambahnya.

Kepala Kesbangpol Sulsel, Asriady Sulaiman, menambahkan, saat melakukan monitoring, pihaknya tidak ditemukan ada warga yang mudik/melalui perbatasan. 

"Para petugas di posko terpadu pun loyal dalam melaksanakan tugasnya meski di hari libur," katanya.

Namun dari rilis Pemprov Sulsel, tidak ada jumlah kendaraan yang disuruh balik arah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved