Breaking News:

Larangan Mudik Sulsel

Warga Ber-KTP Jeneponto Bisa Lolos di Posko Penyekatan Tanpa Swab

Pemkab Jeneponto melalui Dinas Kesehatan memberikan syarat kepada para pengendara untuk bisa lolos di posko penyekatan perbatasan.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Anggota posko penyekatan memeriksa surat bebas covid 19 pengendara yang melintas di batas Takalar Jeneponto, Sabtu (852021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Pemerintah Daerah (Pemda) Jeneponto melalui Dinas Kesehatan memberikan syarat kepada para pengendara untuk bisa lolos di posko penyekatan perbatasan.

Syaratnya yang ditentukan pemerintah, untuk warga yang dari luar dan masih domisili atau KTP Jeneponto itu bisa lolos dari posko penyekatan.

Dengan memenuhi syarat tersebut maka pengendara yang hendak masuk di Jeneponto bisa lolos.

Hal ini diungkap oleh, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan, Suryaningrat.

"Kalau penduduk Jeneponto silahkan lewat," ujar, Sabtu (8/5/2021).

Lanjutnya, bagi pemudik asal Jeneponto diwajibkan untuk menunjukkan kartu identitasnya atau KTP domisili kepada petugas.

Jika memang diidentitasnya adalah warga Jeneponto maka pengendara bisa lolos di posko penyekatan. Karena dia bukan mudik melainkan hanya dari luar daerah.

"Jika diperiksa KTP-nya dan memang tinggal di Jeneponto kita akan loloskan, kan bukan mudik namanya," bebernya.

Namun sebaliknya, apabila ada warga Jeneponto tetapi berdomisili atau KTP-nya Makasar itu tidak diperbolehkan masuk Jeneponto.

Jika ada yang ditemukan seperti itu maka akan disuruh putar balik.

Halaman
12
Penulis: Muh Rakib
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved