Breaking News:

Tribun Luwu

Luwu Ditarget Jadi Sentra Penghasil Bawang Merah

Dengan luas panen bawang merah mencapai 51 hektare dengan tingkat produktivitas 4,92 ton per hektare.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Imam Wahyudi
Humas Kementan RI
Ilustrasi: Bawang Merah 

Tahun ini, lanjut dia, bawang merah juga dibudidayakan petani di Kecamatan Lamasi, Lamasi Timur, Bastem, dan Bajo.

Penyebaran yang cukup meluas terutama dlsebabkan oleh tanaman bawang merah yang dapat ditanam dan tumbuh antara 0 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (MDPL) dan pada hampir semua jenis tanah.

"Namun pertumbuhan optimalnya pada ketinggian antara 0 hingga 400 MDPL untuk ke banyak varietas yang dikembangkan di Indonesia," katanya.

Selain itu kata dia, peluang pasar komoditas bawang merah masih terbuka lebar terutama untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat Luwu.

Data lapangan menyebutkan, rata-rata konsumsi bawang merah penduduk sekitar 2,76 kg/kapita/tahun.

Sehingga kebutuhan konsumsi setara dengan 751,31 ton.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi tersebut diperlukan produksi sebesar 1.173,94 ton.

Jika dibandingkan dengan produksi tahun 2020 maka masih terdapat defisit sebesar 922.94 ton.

Dengan kata lain, produksi yang dihasilkan hanya mampu memenuhi kebutuhan sebesar 21.38 persen.

Pada tingkat produktivitas yang ada saat ini (4,92 ton/hektare) kata dia, masih dibutuhkan tambahan luasan pertanaman bawang merah sebesar 187,53 hektare.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved