Breaking News:

Larangan Mudik Sulsel

Curhat Pengendara: Susahnya Melintas di Bulukumba, Surat Tugas Saja Tidak Cukup

Posko perbatasan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai diaktifkan sejak Kamis (6/5/2021) lalu.

TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI
Suasana posko perbatasan Bulukumba-Bantaeng, di Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sabtu (8/5/2021) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Posko perbatasan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai diaktifkan sejak Kamis (6/5/2021) lalu.

Posko ini berdiri untuk mengawasi kendaraan yang memuat para pemudik.

Pasalnya, ada larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat pada lebaran tahun ini.

Itu untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 alias Covid-19.

Dari pantauan Tribun Timur, di posko perbatasan Bulukumba-Bantaeng, tepatnya di Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Sabtu (8/5/2021), ada beberapa kendaraan yang diminta untuk putar balik.

Yakni mereka yang kembali ke Bulukumba tapi tak memiliki alasan yang jelas.

Salah satunya adalah Riswan, warga Tino Kabupaten Bantaeng.

Niatnya ke Bulukumba harus pupus, karena ia tak mampu menunjukkan surat keterangan dan kartu identitas.

"Saya mau ke Pasar Sentral (Bulukumba), tapi tidak bisa. Petugas minta banyak sekali persyaratan. Kasihan juga kalau begini, syukur saya cuman dari Bantaeng, bagaimana kalau orang yang sudah jauh dari Makassar disuruh putar balik," katanya.

Pengendara lainnya, Mirah, juga berurusan dengan petugas posko.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved