Breaking News:

Inspirasi Ramadan Hamdan Juhannis

Bumi Kebermaknaan (25): Bisikan Pilot Luluhkan Hati Penumpang Cantik untuk Pindah ke Kelas Ekonomi

Intinya, saatnya perempuan untuk tidak berhenti mengasah kecantikan luarnya yang berpadu dengan kecantikan dalamnya (inner beauty). 

Editor: AS Kambie
dok.tribun
Prof Hamdan Juhannis, Rektor UIN Alauddin 

Ilustrasi di atas menjadi  pembelajaran kehidupan khususnya bagi perempuan, untuk tidak lagi memberi ruang penyematan stigma bahwa yang cantik sering tidak bisa menggunakan nalar dan logikanya secara baik.

Sudah banyak perempuan cantik dan pintar.

Saatnya perempuan cantik untuk mengasah diri.

Mengasah diri itulah yang sejatinya bisa membuat perempuan itu mempesona.

Saatnya perempuan tampil dominan menjadi pembicara publik yang menarik, tidak semata mengandalkan panjangnya untaian dalam berbicara, tetapi memiliki daya humor yang tinggi.

Saatnya perempuan menjadi penulis yang produktif, yang mewarnai sajian buku-buku best seller.

Saatnya perempuan bukan hanya menguasai dapur masak domestik tetapi juga mulai tampak pada penguasaan dapur publik, menjadi koki hebat di hotel dan restauran besar. 

Intinya, saatnya perempuan untuk tidak berhenti mengasah kecantikan luarnya yang berpadu dengan kecantikan dalamnya (inner beauty). 

Ada teman menyebut perpaduan ini sebagai: deadly combination. Kalau ini yang terjadi, para lelaki akan segera "habis".(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved