Breaking News:

Tribun Bone

Unjuk Rasa di DPRD Bone, Aliansi Tolak Tambang Bontocani Desak Izin Tambang Marmer Dicabut

Ketiga irigasi ini digunakan untuk bertani masyarakat. Bahkan, ketiga irigasi tersebut terdaftar di SK Kementerian PUPR tahun 2015.

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/KASWADI
Suasana unjuk rasa di DPRD Bone menolak tambang marmer di Kecamatan Bontocani, Kamis (6/5/2021) 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Aliansi Tolak Tambang Bontocani menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Bone, Kamis (6/5/2021). 

Mereka menuntut aktivitas pertambangan di Kecamatan Bontocani dihentikan. Termasuk izin PT Emporium Bukit Marmer dicabut. 

Pasalnya, daerah Bontocani merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Walanae. 

Terdapat pula Gua Uhallie yang keberadaannya terancam. Di lokasi pertambangan juga terdapat dua gua atau leang yang masuk dalam WIUP perusahaan, yakni Leang Biccu dan Leang Ondungan.

Massa aksi diterima oleh anggota DPRD Bone yakni, Andi Idris Rahman, Abd Rahman, Mulyadi, dan Andi Herianto Bausad. 

Dari beberapa penerima aspirasi yang hadir, tidak ada satu pun perwakilan dari Dapil Bone Selatan yang di dalamnya termasuk Bontocani.

Salah seorang peserta aksi, Andi Anggriawan mengatakan ada beberapa anggota DPRD perwakilan Bone Selatan, namun tidak ada datang di jam kantor. 

"Untuk apa kita pilih lagi perwakilan yang tidak bisa mewakili kita," katanya.

Dia membeberkan, sudah tiga kali ke DPRD Bone, akan tetapi tidak pernah menemukan anggota DPRD dari Dapil Selatan

Ia pun kecewa dan menyatakan ketidakpercayaan kepada anggota DPRD perwakilan dari Bone bagian selatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved