Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Timnas Indonesia

PSS Sleman Umumkan Arthur Irawan Dipanggil ke Timnas, Padahal Jarang Dimainkan

Setelah mendapat panggilan, Arthur mengaku sangat antusias memenuhi panggilan tersebut. Ia mengatakan siap unjuk kebolehan kepada Shin Tae-yong.

Editor: Muh. Irham
int
Pemain PSS Sleman, Arthur Irawan 

TRIBUNTIMUR.COM - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memanggil pemain PSS Sleman, Arthur Irawan untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Jakarta.

Setelah mendapat panggilan, Arthur mengaku sangat antusias memenuhi panggilan tersebut. Ia mengatakan siap unjuk kebolehan kepada Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia yang akan menjalani pemusatan latihan ini, akan disiapkan mengikuti lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Pemanggilan ini menjadi berkah untuk Arthur yang sudah tampil kerja keras selama turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Mantan pemain Persebaya Surabaya ini siap membuktikan kapasitasnya untuk tim Merah-Putih.

“Saya sangat bahagia dan bangga dapat kesempatan ke timnas. Semua pemain bola pasti maunya main buat timnas negaranya masing-masing. Yang pasti, ini adalah impian yang terwujud bahwa saya bisa main di timnas,” ungkap Arthur.

PSSI memanggil Arthur sejak Rabu (5/5) lalu, dan yang bersangkutan antusias bertemu dengan Shin Tae-yong, pelatih kepala timnas Indonesia. Selain Arthur, ada dua pemain PSS lainnya di timnas, yakni Adi Satryo dan Saddam Gaffar.

“Saya belum pernah latihan di bawah kepemimpinan Coach Shin Tae-yong. Yang saya tahu dia disiplin, bagus, intensitas latihannya juga tinggi, pelatih yang hebat,” beber pemain yang bisa diposisikan sebagai bek sayap, hingga penyerang sayap ini.

Lebih lanjut, Arthur merasa bahwa fisiknya dalam kondisi baik apalagi ia rajin dimainkan selama Piala Menpora. Pemain yang kerap disebut 'King Arthur' ini punya tekad membuat bangga Super Elang Jawa selama pemusatan latihan timnas.

“Persiapan sangat matang. Setelah Piala Menpora kemarin performa saya juga lebih bagus, saya siap. Semoga saya bisa berikan yang terbaik. Saya selalu ingin belajar dan jadi lebih baik selalu. Dan tentu saja saya ingin bisa membanggakan klub PSS,” tandasnya.

Sebagai informasi, ini bukan kesempatan pertama untuk Arthur membela timnas Indonesia. Pada 2012, Arthur pernah mengikuti TC bersama timnas yang persiapan menuju Piala AFF. Namun, kala itu Arthur gagal menjadi pilihan pelatih Nilmaizar.

TC timnas Indonesia ini akan berlanjut ke Uni Emirat Arab (UEA), dan timnas akan menjalani laga uji coba di sana, melawan Afganistan serta Oman. Hanya saja, belum diketahui apakah ada penyusutan jumlah pemain untuk TC di sana.

Pada lanjutan kualifikasi nanti, Indonesia akan menghadapi tiga lawan sisa. Mereka antara lain Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni. AFC menggelar sisa laga kualifikasi secara terpusat karena kondisi pandemi virus corona yang melanda dunia.

Jarang Dimainkan

Arthur Irawan minim dimainkan sepanjang kariernya di sepak bola profesional. Tiba-tiba, bek PSS Sleman ini mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia. Kok bisa?

Media sosial dibuat geger pada Jumat (7/5/2021). Sebabnya, akun Twitter PSS, @PSSleman mengumumkan bahwa Arthur Irawan dipercaya oleh pelatih Shin Tae-yong ke pemusatan latihan di Jakarta.

"Arthur Irawan menjadi pemain ketiga PSS yang akan menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia. Tunjukan kemampuan terbaikmu, Arthur," tulis PSS di Twitter.

PSS belum sejalan dengan PSSI terkait pemanggilan Arthur Irawan ini. PSSI hingga pukul 16.00 WIB belum merilis secara resmi bek berusia 28 tahun itu masuk ke Timnas Indonesia.

Saat dikonfirmasi, Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto belum merespon. Begitu juga Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. Baik timnas dan PSSI masih bungkam terhadap pemberitaan dari PSS itu.

Bagi Arthur Irawan, bermain saja jarang. Sejak pertama kali merumput di Indonesia pada 2017, bek asal Surabaya, Jawa Timur itu tidak pernah bermain lebih dari lima kali semusim.

Jangankan untuk merumput, untuk masuk bangku daftar susunan pemain (DSP) saja jarang. Paling banyak, Arthur Irawan dilibatkan dalam 12 pertandingan selama semusim oleh Perseru Badak Lampung di Liga 1 2019. Dari jumlah itu, pemain kelahiran 3 Maret 1993 ini hanya tampil tiga kali.

Jika dirinci, Arthur Irawan bermain sekali untuk Persija Jakarta pada putaran pertama Liga 1 2017, dua kali untuk Borneo FC pada putaran kedua di musim yang sama, sekali untuk Persebaya Surabaya pada Liga 1 2018, tiga kali untuk Perseru Badak Lampung di Liga 1 2019, dan tiga kali bagi PSS pada Liga 1 2020.

Total, Arthur Irawan hanya merangkum sepuluh penampilan selama empat musim.

Di Piala Menpora 2021, Arthur Irawan justru sering diturunkan oleh pelatih Dejan Antonic. Dia bermain bermain lima kali dari delapan pertandingan PSS.

Performa Arthur Irawan, yang mengaku pernah menimba ilmu di Espanyol B, dikritik habis oleh pendukung PSS via media sosial.

Arthur Irawan sering tidak terlibat dalam permainan PSS di lapangan. Mantan pemain Waasland-Beveren di Liga Belgia itu jarang menyentuh bola, pergerakannya juga minim membahayakan lawan.

Arthur Irawan dianggap kurang berkontribusi untuk PSS. Demi mengakomodir pemain bernomor punggung 8 itu, Dejan harus mengorbankan Derry Rachman dan Samsul Arifin.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved