Breaking News:

Tribun Makassar

Kisah Bocah Jl Rajawali Makassar Bertemu Komandan Polisi, Ngamen Demi Ibu dan Adik

Didit dan Abdi pun senyum sumringah. Dengan ekspresi sedikit malu, mereka duduk di dekat Asfada.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Didit dan Abdi saat diajak buka puasa oleh Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Asfada, Jumat (7/5/2021) malam. 

Didit mengaku, sudah tiga tahun terakhir ini mengamen.

Tiap hari, dia menargetkan dirinya mendapat uang Rp 50 ribu dari hasil mengamen. Untuk diberikan ke ibunya, Dg Eni.

"Rp 10 ribuji saya ambil komandan, Rp 40 ribunya itu saya kasih mamakku untuk keperluan sehari-hari," ungkap Didit.

Uang yang diberikan ke ibunya, kata Didit, untuk kebutuhan tiga adiknya yang masih balita.

"Masih ada tiga adekku kecil semua komandan. Itumi saya bantu-bantu juga mamakku karena kerjanya mamakku juga biasa bantu-bantu'ji tetangga kupas bawang," beber Didit.

Sementara sang adik, Abdi baru setahun terkahir ikut ngamen bersama sang kakak.

Tepatnya, saat diberlakukan sistem belajar online pasca Pandemi Covid-19.

"Saya masih kelas lima SD komandan. Tapi ini tidak sekolah orang komandan, jadi saya ikutma juga mengamen karena tidak ada juga hape," kata Didit.

Mendengar cerita keduanya, Asfada pun memberikan uang kepada Didit dan Abdi.

"Saya kasihko masing-masing Rp 50 ribu, tapi pulangmako karena mau hujan deras ini," tutur Asfada ke keduanya.

Asfada juga membungkuskan makanan untuk ibu dan tiga adiknya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved