Breaking News:

Tribun Makassar

Kisah Bocah Jl Rajawali Makassar Bertemu Komandan Polisi, Ngamen Demi Ibu dan Adik

Didit dan Abdi pun senyum sumringah. Dengan ekspresi sedikit malu, mereka duduk di dekat Asfada.

TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Didit dan Abdi saat diajak buka puasa oleh Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Asfada, Jumat (7/5/2021) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Didit (16) dan Abdi (14), warga Jl Rajawali, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulsel.

Kakak beradik itu, saban hari menyusuri jalanan Kota Makassar untuk mencari sesuap nasi dengan mengamen.

Pekerjaan yang semestinya dilakoni kalangan usia dewasa itu, dijalani keduanya untuk membantu perekonomian keluarga.

Pasalnya, sang ayah, Dani, meninggal lantaran sakit, saat keduanya masih kecil.

"Masih kecilka komandan, na meninggal bapakku. Makanya saya pergi ngamen begini untuk bantu-bantu mama di rumah," kata Didit, kepada Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Asfada, yang mengajaknya buka puasa di salah satu warung makan Jl WR Supratman, Jumat (7/5/2021).

Berawal saat keduanya hendak menghibur pengunjung warung.

Asfada yang akan buka puasa di warung itu, pun meminta keduanya berhenti bernyanyi.

"Berhentimi dulu nyanyi, sini makan sama saya. Sebentarpi lagi itu nyanyi," ucap Asfada mengajak keduanya.

Didit dan Abdi pun senyum sumringah. Dengan ekspresi sedikit malu, mereka duduk di dekat Asfada.

Di sela santap buka puasa itu, Didit dan Abdi menceritakan kehidupannya kepada Iptu Asfada.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved