Breaking News:

KPK

Pertama Kalinya KPK Pasang Foto Jokowi-Maruf di Presscon, DS: Perhatikan Betapa Sombongnya KPK Lama

Denny Siregar turut menyoroti soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memasang foto Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Editor: Sakinah Sudin
Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers penetapan tersangka Ketua DPRD Muara Enim di Gedung Merah Putih KPK, Senin 27 April 2020 (YouTube.com/KPK RI) dan Konferensi pers pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu 5 Mei 2021 (Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar turut menyoroti soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memasang foto Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat jumpa pers untuk pertama kalinya.

Diketahui, KPK memasang foto Jokowi-Maruf Amin di bagian latar belakang saat jumpa pers hasil tes alih status pegawai KPK jadi ASN, Rabu (5/5/2021).

Tampak juga simbol negara, bendera merah putih.

Padahal biasanya hanya ada logo KPK.

"Perhatikan sombongnya @KPK_RI lama.

Mereka dulu berfikir bahwa lembaga mereka lebih tinggi dari Presiden, sehingga gak perlu pasang foto segala.

Sekarang semua berubah.. (emoji senyum)," tulis Denny Siregar, Rabu (5/5/2021) 10.19 malam, seperti dilansir Tribun-timur.com.

Dilansir dari Tribunnews.com, sejak KPK didirikan pada 2003, pada latar belakang ruang jumpa pers atau konferensi pers tak pernah dipasang foto Presiden dan Wakil Presiden.

Selain itu, tidak ada bendera merah putih, yang ada hanya logo KPK.

Sebagaimana diketahui, aturan pemasangan foto Presiden dan Wakil Presiden ini tertuang dalam UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Aturan soal gambar Presiden tercantum dalam Pasal 55:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved