Breaking News:

Tribun Wajo

Operasi Ketupat 2021, Mau Masuk Kabupaten Wajo Harus Perlihatkan KTP

Operasi Ketupat 2021, Mau Masuk Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan Harus Perlihatkan KTP

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI
Petugas gabungan di posko perbatasan Wajo-Soppeng di Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (6/5/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SABBANGPARU - Operasi Ketupat 2021 resmi digelar serentak di seluruh Indonesia, Kamis (6/5/2021).

Di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, ada lima posko Operasi Ketupat yang didirikan guna mengamankan situasi jelang dan sesudah Idulfitri 1442 H.

Selain posko di pusat ibu kota Kabupaten Wajo di Sengkang, empat posko lainnya berada di setiap wilayah perbatasan.

Seperti, di perbatasan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Sidrap, di perbatasan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Luwu, di perbatasan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone, serta di perbatasan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Soppeng.

Posko terakhir, terletak di Kecamatan Sabbangparu.

Menurut Kapolsek Sabbangparu, AKP Agung Sapto Hidayat, setiap warga yang akan masuk ke Kabupaten Wajo melalui perbatasan Kabupaten Soppeng akan diperiksa.

"Kita periksa KTPnya, kita lihat apa keperluannya ke Wajo, apakah dia punya surat keterangan atau tidak," katanya.

Menurutnya, saat ini lalu lalang kendaraan memasuki Kabupaten Wajo tidaklah terlalu padat.

Kebanyakan, hanya warga kabupaten tetangga yang hendak berbelanja di pusat niaga, di Pasar Sentral Sengkang, Kabupaten Wajo.

"Sejauh ini arus mudik belum terlalu padat, kebanyakan hanya keperluan berbelanja," katanya.

Sebelumnya, Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah merinci, sebanyak 80 personel Polri dan 10 TNI diturunkan.

Juga, ada 10 Dishub, 10 Satpol PP, 10 petugas medis dengan 5 unit ambulans, 5 unit armada damkar, 5 personel Senkom, dan 1 unit armada BPBD.

"Personel tersebut bertugas di lima posko yang telah disiapkan, baik di perbatasan maupun di dalam kota," katanya, saat apel gelar pasukan di Mapolres Wajo, Rabu (5/5/2021) kemarin.

Tujuannya, yakni mengingatkan maupun menegaskan kembali dari Pemerintah Pusat terkait mengenai larangan mudik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran.

Hal itu dilakukan guna meminimalisir serta memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.(*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved