Breaking News:

Tribun Sinjai

Sudah 2 Hari Kendaraan Pribadi dan Angkutan Umum Ramai Keluar Masuk Sinjai

Sudah 2 Hari Kendaraan Pribadi dan Angkutan Umum Ramai Keluar Masuk Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Polisi memberikan sosialisasi ke pengendara yang melintas dari Bulukumba ke Sinjai di Desa Samaturue, Sinjai, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Sejumlah kendaraan umum dan kendaraan pribadi baik yang memuat penumpang maupun barang ramai masuk ke Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Pantauan tribun-timur.com, suasana itu terlihat sejak dua hari terakhir.

Seperti dijumpai di Posko Perbatasan Sinjai dan Kabupaten Bulukumba, tepatnya di Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe.

Kendaraan itu dari arah Kabupaten Bulukumba dan sebagian besar berasal dari Kota Makassar dan daerah lainnya.

Demikian juga di pintu masuk Sinjai dari arah Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone tepatnya di Bonto, Kecamatan Sinjai Utara.

Beberapa kendaraan bus yang memuat penumpang asal Kendari tujuan Kabupaten Sinjai, Bulukumba, Bantaeng dan Kabupaten Jeneponto.

"Kita lihat kendaraan pribadi banyak memuat penumpang dan kendaraan umum termasuk bus sejak kemarin hingga hari ini," kata Petugas Posko Mudik di Desa Samaturue Perbatasan Sinjai-Bulukumba, Brigpol Roely.

Rencananya oleh pemerintah pusat dan kabupaten di Sinjai akan menutup akses mudik ke Sinjai maupun ke berbagai daerah lainnya mulai besok 6-17 Mei mendatang.

Petugas tidak memberikan kesempatan masyarakat melakukan kegiatan mudik.

Peraturan tersebut ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia termasuk di Kabupaten Sinjai tanpa terkecuali.

Larangan itu sebagai upaya mencegah penyebaran virus covid-19.

Tim Satgas Covid bersama personel keamanan di Sinjai TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP telah mendirikan posko sejak 1 Mei lalu.

Petugas mengingatkan masyarakat tentang aturan pelarangan mudik yang akan resmi diberlakukan besok.

Selain itu petugas juga meminta pengendara melengkapi alat kelengkapan berkendara, seperti membawa surat kendaraan, kaca spion harus lengkap termasuk semua lampu dapat berfungsi dengan baik, dan menggunakan sabuk pengaman untuk pengendara mobil.

Sedang bagi pengendara sepeda motor tidak diperbolehkan menggunaan knalpot bising dan tetap menggunakan helm standar.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved