Breaking News:

Tribun Bone

Pemda Bone Bolehkan Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan, Khotbah Maksimal 15 Menit

Pemda Bone Bolehkan Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan, Khotbah Maksimal 15 Menit

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Juru Bicara Tim Penanganan Covid-19 Bone, Yusuf 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) membolehkan masyarakat salat idulfitri di masjid dan lapangan.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi kemarin, Selasa (4/5/2021).

"Semua masjid semua lapangan kita buka untuk Salat Idulfitri. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," katanya.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Bone, Yusuf menambahkan keputusan membolehkan salat idulfitri masjid dan lapangan setelah dilakukan rapat koordinasi antara Forkopimda dan Forkopincam Bone beberapa hari lalu.

Salat Idulfitri di masjid dan lapangan dibolehkan selama situasi pandemi Covid-19 di Bone bisa terkendali seperti sekarang ini.

Saat ini sisa dua orang masih dirawat karena terkonfirmasi positif Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Bone ini menjelaskan masjid dan lapangan digunakan untuk memecah jemaah.

"Semakin banyak tempat salat idulfitri, peluang penerapan protokol kesehatan bisa berjalan baik," ucapnya.

Ia meminta kepada masyarakat agar Salat Idulfitri fitri di tempat domisili masing-masing. Tidak lagi berbondong-bondong ke Lapangan Merdeka di Kota Watampone.

"Jangan lagi ada bergerak ke Kota Watampone, cukup di domisili masing-masing," pintanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved