Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Larang Mudik Lebaran 2021, Bupati Majene Cek Kesiapan Personel

Bupati Majene, Sulawesi Barat Lukman memimpin apel gelar pasukan yang dilaksanakan di halaman Markas Kepolisian Resor (Polres) Majene

Penulis: Hasan Basri | Editor: Suryana Anas
Pemkab Majene
Bupati Majene Lukman melakukan pengecekan pasukan dan penyamatan tanda pita operasi sebagai kesiapan memberikan pelayanan kepada masyarakat 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Bupati Majene, Sulawesi Barat Lukman memimpin apel gelar pasukan yang dilaksanakan di halaman Markas Kepolisian Resor (Polres) Majene, Rabu (5/4/2021).

Apel dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Majene,  Kapolres AKBP Irawan Banuaji, Dandim,  Kajari dan tamu undangan serta seluruh pasukan yang dilibatkan.

Gelar pasukan diadakan dalam rangka persiapan pelaksanaan operasi ketupat sekaligus peniadaan mudik  lebaran IdulFitri 2021.

Dalam kesempatan itu, Lukman melakukan pengecekan pasukan dan penyamatan tanda pita operasi sebagai kesiapan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lukman berharap melalui pelaksanaan operasi ketupat 2021 yang akan dilaksanakan selama 12 hari,  dapat mencegah penyebaran Covid-19.

Pencegahaan melalui penyekatan mobilitas masyarakat di pintu perbatasan masuk dan keluar Majene, serta penegakan terhadap protokol kesehatan.

"Keinginan masyarakat untuk mudik tentu sulit untuk dikendalikan. Olehnya itu, kita tidak boleh lengah, " ujar Lukman dalam sambutanya.

Kendati demikian, Lukman tetap meminta untuk mengutamakan langkah-langkah preemtif dan preventif secara humanis.

"Penegakan hukum sebagi upaya terakhir "ultimum remedium" agar masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan, "sebutnya.

Peniadaan mudik kata dia, bertujuan agar masyarakat dapat merayakan idul fitri dengan rasa aman dan nyaman, serta terhindar dari bahaya Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved