Tribun Sidrap

Hindari Lonjakan Covid-19 Seperti di India, Berikut 11 Aturan Pelaksanaan Shalat Idulfitri di Sidrap

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap mematangkan persiapan pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah. 

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sudirman
ist
Sekda Sidrap, Sudirman Bungi pimpin rapat koordinasi pelaksanaan Salat Idul Fitri secara virtual dengan para camat, kepala desa dan lurah di ruang kerjanya, Rabu (05/05/2021) 

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap mematangkan persiapan pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah. 

Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi secara virtual dengan para camat, kepala desa dan lurah di ruang kerja Sekretaris Daerah, Sudirman Bungi, Rabu (05/05/2021). 

Sudirman menuturkan pemberian izin pelaksanaan salat Idul Fitri ini harus diawasi dengan menetapkan protokol kesehatan. 

Pasalnya, ia tidak ingin jika pemberian izin tersebut menjadi celah penambahan Covid di Kabupaten Sidrap

Ia memberi gambaran situasi pandemi Covid-19 di India saat ini yang tidak terkendali. 

Hal tersebut, disebabkan karena kelengahan pemerintah terhadap rasa aman dengan penurunan angka Covid-19.

"Pembatasan pemerintah India yang awalnya ketat mulai dilonggarkan. Kemudian kegiatan-kegiatan masyarakat dibuka termasuk ritual keagamaan. Akibatnya terjadi lonjakan kasus yang tidak mampu dikendalikan lagi," ujarnya.

"Kita tentu tidak ingin kondisi itu terjadi di Indonesia. Khususnya pada momen Idul Fitri yang berpotensi mengumpulkan orang dalam jumlah besar," sambungnya. 

Dikatakannya, sesuai arahan Presiden agar mulai gubernur, bupati, camat kepala desa dan lurah harus satu suara melakukan pencegahann penularan virus. 

"Selain itu, sesuai imbauan Menteri Agama, salat Idul Fitri boleh dilaksanakan berjemaah di masjid pada wilayah dengan kategori hijau dan kuning," bebernya. 

Diketahui, sekarang ini Sidrap masuk wilayah kuning menuju hijau. 

"Berarti dibolehkan melaksanakan Idul Fitri dengan penerapan protokol kesehatan ketat," papar mantan Kepala Bappeda Sidrap itu.

Untuk menghindari kerumunan besar dan lama, Sudirman mengimbau agar pelaksanaan salat Idul Fitri tidak terpusat di satu lokasi. 

"Makin banyak titik pelaksanaan makin bagus. Di masjid-masjid, halaman masjid atau halaman sekolah bisa dipergunakan. Jadi perbanyak titik pelaksanaan salat Id untuk mengurai kerumunan," harapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved