Breaking News:

Tribun Wajo

130 Personel Gabungan Bakal Jaga Perbatasan Wajo, Nekat Mudik Bakal Didenda Rp100 Juta

Operasi Ketupat 2021 resmi digelar serentak selama 12 hari mulai 6 hingga 17 mei mendatang.

ist
Apel gelar pasukan jelang Operasi Ketupat 2021 di Lapangan Mapolres Wajo, Rabu (5/5/2021) 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Operasi Ketupat 2021 resmi digelar serentak selama 12 hari mulai 6 hingga 17 mei mendatang.

Sebanyak 130 personel gabungan yang diterjunkan mengamankan Kabupaten Wajo jelang dan sesudah lebaran Idulfitri 1442 H.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah merinci, sebanyak 80 personel Polri dan 10 TNI diturunkan.

Juga ada 10 Dishub, 10 Satpol PP, 10 petugas medis dengan 5 unit Ambulance, 5 unit armada Damkar, 5 personel Senkom, dan 1 unit armada BPBD.

"Nantinya personel tersebut akan bertugas di lima posko yang telah disiapkan, baik di perbatasan maupun di dalam kota," katanya, saat apel gelar pasukan di Mapolres Wajo, Rabu (5/5/2021).

Posko-posko tersebut, yakni berada di perbatasan Wajo-Bone, perbatasan Wajo-Luwu, perbatasan Wajo-Soppeng, perbatasan Wajo-Sidrap, dan di dalam ibu kota Kabupaten Wajo, yakni di Sengkang.

"Tujuannya yakni mengingatkan maupun menegaskan kembali dari Pemerintah Pusat terkait mengenai larangan mudik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran," katanya.

Hal itu dilakukan guna meminimalisir serta memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Sementara Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan, aturan yang diterbitkan pemerintah seperti larangan mudik semata-mata untuk melindungi masyarakat dari penyebaran virus corona.

"Kita ingin meminimalisir, mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, bagaimana pemerintah bersinergi dengan semua stokeholder, Polri dan TNI," katanya.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved