Breaking News:

Pertolongan Pertama Orang Keracunan Kalium Sianida Seperti Terdapat di Sate Racikan Nani Aprilliani

Pertolongan Pertama Bagi Orang yang Keracunan Kalium Sianida Seperti yang Terdapat di Sate Racikan Nani Aprilliani

(Tribunjogja.com | Dok Polsek Sewon)
Polisi melakukan penyelidikan terkait kasus Paket Sate Bakar di Bantul (kiri) | Bandiman pengemudi Ojol yang anaknya jadi korban 

Dilansir laman resmi CDC, potasium sianida atau kalium sianida berbentuk butiran padat yang menyerupai kristal.

Potasium sianida melepaskan gas hidrogen sianida, zat kimia sangat beracun yang mengandung zat asfiksia.

Saat zat ini masuk dalam tubuh, kemampuan tubuh dalam mengolah oksigen terganggu. Ini sebabnya, orang yang terpapar potasium sianida bisa berakibat fatal.

"Potasium sianida memiliki efek ke seluruh tubuh (sistematik), terutama memengaruhi sistem organ yang paling sensitif terhadap kadar oksigen rendah," kata CDC dalam lamannya.

Sistem orang yang paling sensitif terhadap kadar oksigen rendah antara lain sistem saraf pusat (otak), sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), dan sistem paru-paru.

Potasium sianida digunakan secara komersial untuk fumigasi, pelapisan listrik, dan mengekstraksi emas dan perak dari bijih.

Gas hidrogen sianida yang dilepaskan oleh potasium sianida memiliki bau mirip almond pahit yang khas. Tapi ada juga yang menggambarkan baunya mirip sepatu tua yang apek dan ada juga yang tidak dapat mendeteksinya.

Bau potasium sianida tidak memberikan peringatan yang memadai tentang konsentrasi berbahaya.

Biasanya, potasium sianida berbentuk kapsul, tablet, atau pelet.

"Potasium sianida menyerap air dari air (bersifat higroskopis atau berair)."

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved