Breaking News:

Tribun Luwu

Pengakuan Anak yang Gugat Ibu Kandung Gara-gara Tanah Warisan di Pengadilan Negeri Belopa Luwu

Pengakuan Anak yang Gugat Ibu Kandung Gara-gara Tanah Warisan di Pengadilan Negeri Belopa Luwu

ist
Agustina Sattu (kedua kanan) di Pengadilan Negeri (PN) Belopa, Luwu, Sulsel, Rabu (28/4/2021) 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Idawati Pasuba (58), anak yang menggugat ibu kandungnya Agustina Sattu (78) di Pengadilan Negeri (PN) Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, angkat bicara.

Idawati Pasuba menggugat ibunya usai menjual sawah keluarga.

Ia mengatakan, kasus ini melibatkan dirinya, selaku anak pertama sekaligus penggugat.

Kemudian adiknya Agustina Pasuba (56) selaku anak kedua dan tergugat 1, Agustina Sattu selaku ibu kandung sebagai tergugat 2, dan Agustinus selaku pembeli tanah sebagai tergugat 3.

Idawati menuturkan kasus ini bermula ketika adiknya Agustina Pasuba menjual tanah warisan keluarga.

Berupa sawah seluas setengah hektare sebesar Rp 60 juta kepada seorang pembeli bernama Agustinus.

Sawah itu terletak di Dusun Lapadia, Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Luwu.

"Pada tanggal 12 Maret 2019, Agustina Pasuba menjual sawah warisan keluarga seharga Rp 60 juta ke Agustinus melalui telepon, lalu uangnya di transfer ke rekening Agustina Pasuba," kata Idawati Pasuba, Selasa (4/5/2021).

Menurutnya, penjualan tanah dilakukan sepihak dan tidak ada persetujuan dari ahli waris.

Juga tidak ada surat akta jual beli ataupun sertifikat, hanya ada kuitansi bukti pembelian.

Halaman
1234
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved