Breaking News:

Tribun Sulsel

Pencairan Dana PEN Sulsel Baru Rp 900 M, yang Terserap Rp 500 Miliar

realisasi proyek PEN hingga awal Mei 2021 ini belum mencapai 50 persen dari total pinjamam taham pertama ke PT SMI

TRIBUN TIMUR/M FADLY
Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Plt Kepala Inspektorat Sulsel Sulkaf S Latief mengatakan proyek pembangunan infrastruktur yang menggunakan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) harus selesai paling lambat (31/5/2021) mendatang.

"Progres terakhir pada April, masih ada proyek di bawah 10 persen dan 15 persen," kata Sulkaf ditemui di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (3/5/2021) siang.

Secara umum, realisasi proyek PEN hingga awal Mei 2021 ini belum mencapai 50 persen dari total pinjamam taham pertama ke PT SMI sekitar Rp 1,33 triliun.

"Dari Rp900 miliar (pencairan tahap pertama) anggaran yang sudah ditransfer PT Sarana Multi Infrastruktur, baru Rp500 miliar yang terserap," katanya.

"31 Mei harus tutup, tapi nanti tinggal kebijakan pimpinan, karena setelah 31 Mei itu berarti menjadi tanggungan Pemprov kalau mau dibayar setelahnya," tambahnya.

Dari keseluruhan proyek infrastruktur yang dibiayai dari pinjaman PEN, ada tiga proyek yang tidak dilanjutkan.

"Itu tergantung pemeriksaan semua, kan ada BPK sama inspektorat yang mana diputus, yang mana boleh dilanjut. Tapi pembebanan dimana saya tidak berani, bukan kebijakan saya itu," katanya.

"Yang jelas yang tiga itu sudah dimintakan ke saya. Bendung Lalengrie, jalan Bua-Rantepao, sudah ada suratnya pak Rudi saya tidak hapal, tiga minta diperiksa. Itu artinya kalau begitu tergantung pertimbangannya nanti bagaimana," tambahnya.

Ia berharap proyek lainnya berjalan sesuai harapan.

"Kita berharap yang lain tetap on progres, kan ada juga yang bagus, ada yang setengah bagus. Harusnya 100 persen sampai akhir Mei, tapi kalau jalan sampai disitu, disitu tonji dibayar, nanti ada pemeriksaannya, sampai dimana dan berapa yang boleh dibayar, kan ada semua hitungannya," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved