Tribun Sidrap

Pemkab Sidrap Bolehkan Salat Idulfitri di Masjid, Khutbah Maksimal 20 Menit

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap, membolehkan warganya untuk melaksanakan Salat Idul Fitri. 

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sudirman
ist
Sekda Sidrap, Sudirman Bungi 

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap, membolehkan warganya untuk melaksanakan Salat Idul Fitri. 

Hal itu sesuai rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021, Selasa (04/05/2021).

Sekretaris Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi mengatakan penyelenggaraan ibadah salat Idul Fitri tetap bisa dilaksanakan. 

Namun dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. 

Mengingat kita masih di situasi pandemi Covid-19. 

"Sesuai surat edaran Kemendagri, bahwa wilayah yang masuk zona hijau dan kuning bisa melaksanakan ibadah salat Id dengan ketentuan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Sudirman.

Adapun ketentuan yang dimaksud yakni, salat Idul Fitri bisa dilaksanakan di masjid terdekat. 

"Dengan syarat petugas melakukan pengawasan protokol kesehatan di area tersebut," ucapnya. 

Kemudian jemaah dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas masjid. 

"Jemaah tidak boleh lebih dari 50 persen dari kapasitas masjid," tuturnya. 

Selain itu jemaah yang salat harus menerapkan pembatasan jarak. 

Khutbah tidak boleh lama dan diusahakan dipersingkat. 

"Pelaksanaan khutbah maksimal 20 menit saja," imbuhnya. 

Sementara bagi yang merasa pernah kontak dengan penderita positif Covid-19 agar tidak mendatangi masjid. 

Untuk yang memiliki gejala demam dan batuk tidak dianjurkan datang ke masjid guna menghindari penularan.

"Warga yang ingin Salat Id di masjid dianjurkan untuk membawa peralatan salat. Seperti sajadah atau mukena sendiri dan usahakan berwudhu di rumah," tutupnya. 

Hadir dalam rapat yakni Kakan Kemenag Sidrap, Muhammad Idris Usman, Kabag Ops Polres Sidrap Kompol Soma Miharja, Kasatlantas Polres Sidrap AKP MH. Thamrin, WS Pasiter Kodim 1420 Sidrap, Letda Inf Jumadi. 

Juga Kadis Perhubungan, H. Labengnga, dan Kepala BKPSDM, Faisal Sehuddin, Kabag Pemerintahan Fandy Anshari, Kabid Humas IKP Kominfo, Anwar D Nurdin, Kabid Trantib Satpol PP, Kaharuddin serta beberapa perwakilan instansi terkait.

Laporan wartawan Tribunsidrap.com, Nining Angreani. 

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved