Breaking News:

Tribun Luwu

Anak di Luwu Sudah 2 Kali Gugat Ibu Kandung Usai Jual Tanah, Tahun Lalu Kalah di Pengadilan

Fakta baru terkuak dalam perkara anak gugat ibu kandung yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Belopa.

ist
Agustina Sattu (kedua kanan) di Pengadilan Negeri (PN) Belopa, Luwu, Sulsel, Rabu (28/4/2021) 

Juga tidak ada surat akta jual beli ataupun sertifikat, hanya ada kuitansi bukti pembelian.

Menurut dia, Agustina Pasuba telah meminta ibunya Agustina Sattu bertanda tangan di kuitansi pembelian.

"Jadi otomatis ibu saya juga terseret namanya ke pengadilan karena beliau yang bertanda tangan. Dia berusaha jadikan ibu saya sebagai tameng untuk melawan saya," paparnya.

Tanah yang dijual baru diketahui Idawati Pasuba pada 5 Juli 2019.

Kemudian dilakukan mediasi yang disaksikan kepala Dusun Lapadia dan Kepala Dusun Lare-lare di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua.

Mediasi dihadiri ibu kandung Idawati Pasuba yaitu Agustina Sattu, Agustina Pasuba dan satu orang adiknya Martinus.

Hadir pula beberapa orang lainnya yaitu Bapak Tappi, Bapak Rio (tatangga), dan Bapak Meri (Ketua RT).

Mediasi menghasilkan kesepakatan keluarga bahwa hasil penjualan tanah digunakan untuk membangun rumah lama menjadi rumah keluarga.

Terdiri dari delapan ruang kamar lengkap ruang tamu/dapur dan toilet.

"Sebagaimana kami delapan bersaudara dengan harapan kelak rumah tersebut tidak dimonopoli oleh satu orang, tetapi dimiliki anggota keluarga," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved