Breaking News:

Tribun Luwu

Anak di Luwu Sudah 2 Kali Gugat Ibu Kandung Usai Jual Tanah, Tahun Lalu Kalah di Pengadilan

Fakta baru terkuak dalam perkara anak gugat ibu kandung yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Belopa.

ist
Agustina Sattu (kedua kanan) di Pengadilan Negeri (PN) Belopa, Luwu, Sulsel, Rabu (28/4/2021) 

"Ketika itu majelis hakim menolak gugatan para tergugat pada sidang pembacaan putusan pada tanggal 6 Agustus 2020," katanya.

Tak ingin disalahkan dalam kasus ini, Idawati Pasuba angkat bicara.

Idawati Pasuba menggugat ibunya usai menjual sawah keluarga.

Ia mengatakan, kasus ini melibatkan dirinya, selaku anak pertama sekaligus penggugat.

Kemudian adiknya Agustina Pasuba selaku anak kedua dan tergugat 1, Agustina Sattu selaku ibu kandung sebagai tergugat 2, dan Agustinus selaku pembeli tanah sebagai tergugat 3.

Idawati Pasuba mengatakan, kasus ini bermula ketika adiknya Agustina Pasuba menjual tanah warisan keluarga.

Berupa sawah seluas setengah hektare sebesar Rp 60 juta kepada seorang pembeli bernama Agustinus.

Sawah itu terletak di Dusun Lapadia, Desa Lare-lare, Kecamatan Bua.

"Pada tanggal 12 Maret 2019, Agustina Pasuba menjual sawah warisan keluarga seharga Rp 60 juta ke Agustinus melalui telepon, lalu uangnya di transfer ke rekening Agustina Pasuba," kata Idawati Pasuba.

Katanya, penjualan tanah dilakukan sepihak dan tidak ada persetujuan dari ahli waris.

Halaman
1234
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved