Breaking News:

Virus Corona

Orang yang Pakai Masker di Tengah Kerumunan Masih Berpotensi Terinfeksi Corona, Ini Penjelasannya

Warganet ramai-ramai berkomentar tentang bahaya penularan Covid-19 saat pengunjung Pasar Tanah Abang abaikan protokol kesehatan.

Twitter
Capture video viral Pasar Tanah Abang dipadati pengunjung yang abaikan prokes. 

TRIBUNTIMUR.COM - Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan foto kepadatan Pasar Tanah Abang, Jakarta. Warganet ramai-ramai berkomentar tentang bahaya penularan Covid-19 saat pengunjung Pasar Tanah Abang abaikan protokol kesehatan.

Kepadatan terjadi karena banyak orang ingin berbelanja pakaian Lebaran.

Selain Pasar Tanah Abang, beberapa lokasi perbelanjaan lain, termasuk di luar DKI Jakarta, juga tampak dipenuhi pengunjung yang ingin berbalanja baju untuk Hari Raya Lebaran.

Meski kebanyakan pengunjung masih memakai masker, namun protokol kesehatan seperti menjaga jarak fisik dan menghindari kerumunan tentu sulit diterapkan.

Tapi, banyak di antara mereka yang mungkin masih merasa aman dari penularan Covid-19 selama menggunakan masker, meskipun berada di tengah kerumunan.

Fenomena ini membuat kita perlu memikirkan kembali, apakah berkerumun dan tidak menjaga jarak tidak membuat kita berisiko tertular Covid-19 selama memakai masker?

Sayangnya, jawabannya adalah tidak.

Pakai masker tak dijamin cegah tertular Covid-19

Para profesional medis mengingatkan kembali bahwa menggunakan jenis masker pelindung wajah, baik yang dibeli di toko maupun dibuat sendiri di rumah, bukan alasan untuk mengesampingkan protokol jaga jarak minimal 2 meter.

"Masker wajah tidak menggantikan protokol jaga jarak," kata spesialis penyakit menular dan profesor kedokteran dari Michigan State University, Peter Gulick, seperti dilansir HuffPost.

Halaman
1234
Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved