Breaking News:

Tribun Bantaeng

Larangan Mudik, Hanya Pengangkut Sembako dan BBM yang Boleh Keluar Masuk Bantaeng

Larangan Mudik, Hanya Pengangkut Sembako dan BBM yang Boleh Keluar Masuk Bantaeng

TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumekar. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pemerintah Pusat telah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik lebaran Hari Raya Idulfitri 1442 H /2021.

Pelarangan mudik lebaran mulai berlaku 6-17 Mei 2021.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19  No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumekar memastikan bahwa perbatasan bakal diperketat.

Mudik sudah dipastikan dilarang dan pemudik tidak diperbolehkan masuk dan keluar Bantaeng.

Yang diperbolehkan hanya kendaraan pengangkut sembako, BBM, dan medis.

Namun, untuk aturan teknis lebih lanjut saat penjagaan masih menunggu hasil koordinasi dengan pemerintah Provinsi Sulsel dengan Polda Sulsel.

"Untuk kepastian larangan mudik akan ada rapat koordinasi dengan gubernur dan polda Hari Senin," kata AKBP Rachmat Sumekar kepada TribunBantaeng.com, Senin (3/4/2021).

Menurutnya, apabila sudah ada keputusan terkait teknis pelarangan mudik maka posko penyekatan mudik bakal dibuat di perbatasan Bantaeng-Bulukumba dan Bulukumba-Bantaeng.

"Bila sudah diputuskan ada larangan mudik kami akan mendirikan pos penyekatan mudik di perbatasan Jeneponto dan perbatasan Bulukumba," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved