Breaking News:

Tribun Jeneponto

Jangan Khawatir, TPID Jeneponto Sebut Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan High Level Meeting (HLM) di ruang pola Panrannuanta, Kantor Bupati Jeneponto.

ist
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, Senin (3/5/2021) 

TRIBUN-TIMUR COM JENEPONTO - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan High Level Meeting (HLM) di ruang pola Panrannuanta, Kantor Bupati Jeneponto.

TPID ini mengangkat tema, "Stabilitas harga dan ketersediaan stok komoditas pokok menjelang hari raya idul fitri 1442 Hijriah".

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar melaporkan hasil pemantauan pasar dibeberapa kecamatan.

Meski ada sebagian harga bahan pokok naik tetapi masih banyak yang stabil.

"Sebagaian besar komoditas tidak mengalami kenaikan atau cenderung stabil kecuali telur ayam yang sedikit mengalami kenaikan harga," ujarnya, Senin (3/5/2021).

Ikhsan meminta kepada tim pengendalian inflasi daerah agar menyusun strategi dalam menjaga stabilitas inflasi.

Iksan Iskandar juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bank Indonesia (BI) sekaitan penunjangan produktivitas petani garam Jeneponto.

"Mudah-mudahan dengan perhatian dan bantuan Bank Indonesia melalui pendekatan teknologi, produktivitas petani garam jeneponto dapat meningkat," harapnya.

Sementara Kepala Bank Indonesia perwakilan Sulawesi selatan, Endang Kurnia Putra menyebutkan inflasi di Sulawesi Selatan cenderung stabil dengan kisaran 2,24% 

"Inflasi itu tekanan darah kalau terlalu tinggi akan berbahaya dan kalau terlalu rendah juga berbahaya maka idealnya stabil saja," sebutnya.

Ia juga meminta pemerintah jangan hanya fokus pada inflasi saja, tetapi bagaimana pemulihan ekonomi masyarakat, parwisata menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian.

"Jeneponto menjadi salah satu daerah yang menjadi perhatian kami yakni surfing dan wisata alam di rumbia, insha Allah dalam waktu dekat kami akan bawa tim savety Bank Indonesia untuk lintas alam di rumbia," jelasnya.

Dikesempatan yang sama pihak BI berjanji akan memberikan bantuan hibah sebagai upaya percepatan pemulihan Ekonomi masyarakat disektor pariwisata.

"Kami akan memberikan hibah dan tidak perlu dikembalikan lagi, pengembaliaannya cukup berupa senyum masyarakat yang sudah bisa berdaya saing," tutupnya.

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto, Rakib

Penulis: Muh Rakib
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved