Breaking News:

Tribun Mamasa

Awal Tahun 2021, Kejari Mamasa Tangani Empat Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa

Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa, menangani empat kasus dugaan korupsi awal tahun 2021.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Mamasa, Andi Dharman saat ditemui di ruang kerjanya 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA -Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa, menangani empat kasus dugaan korupsi awal tahun 2021.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Mamasa, Andi Dharman, Senin (3/5/2021).

Dari empat kasus, dua diantaranya sementara menjalani proses sidang.

Adapun dua kasus yang dimaksud yakni kasus yang melibatkan Kepala Desa Tamalantik, Kecamatan Tandukkalua, Cakra Buana dan Kepala Desa Balla Sepakuan, Kecamatan Balla, Daniel Kapuangan.

Untuk Desa Tamalantik diindikasi merugikan negara sebesar Rp 454 juta tahun anggaran 2019, terkait beberapa item pekerjaan yang dinilai fiktif.

Sementara untuk Kepala Desa Sepakuan, Daniel Kapuangan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2017 dan 2018.

Daniel Kapuangan ditersangkakan atas tuduhan korupsi dana desa tahun anggaran 2017, yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp.245.556.654.

Selain dana desa tahun anggaran 2017, dia juga diduga menyalahgunakan dana desa tahun 2018 yang menyebabkan kerugian negara sebesar kurang lebih 500 juta rupiah.

Baru-baru ini Kejaksaan Negeri Mamasa kembali menerima laporan dugaan penyimpangan dana desa yang diduga dilakukan Kepala Desa Talopak, Kecamatan Tabulahan.

Laporan tersebut terkait pekerjaan rabat beton yang usianya belum setahun namun sudah rusak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved