Breaking News:

Tribun Majene

Belum Ada Pos Penyekatan di Perbatasan Majene-Polman, Kendaraan Bebas Keluar Masuk

Belum Ada Pos Penyekatan di Perbatasan Majene-Polman, Kendaraan Bebas Keluar Masuk

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/HASAN
Pintu gerbang Kota Majene, Sulawesi Barat 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Arus kendaraan yang datang dari arah Kabupaten Kabupaten Polewali Mandar , Sulawesi Barat terlihat ramai.

Belum ada pos penyekatan larangan mudik lebaran Idulfitri di perbatasan dua kabupaten antara Majene dan Polewali Mandar.

Dari pantauan tribun-timur.com, Minggu (2/5/2021), kendaraan baik roda dua, roda empat masih bebas keluar masuk Kabupaten Polewali Mandar maupun sebaliknya.

Tidak ada satupun petugas berdiri dan berjaga untuk melakukan pemeriksaan di pintu perbatasan sebagaimana rencana pemerintah sebelumnya.

Belum diketahui pasti alasan pemerintah sehingga belum ada posko pemeriksaan.

Padahal sudah hampir memasuki masa peniadaaan mudik 6 Mei 2021.

Sebelumnya Bupati Majene, Lukman menyampaikan telah memberlakukan penyekatan larangan mudik lebaran 2021.

"Sesuai dengan rapat Forkopimda kita telah bersepakat kita ikuti seperti apa ketentuan pusat.

Demi menghambat penyebaran Covid, kita juga berlakukan di Majene," ujar Lukman beberapa waktu lalu.

Dalam hasil keputusan itu, pemberlakuan larangan mudik dibagi dalam tiga fase.

Pertama melakukan pengetatan mobilitas jelang peniadaan mulai 25 April sampai 5 Mei 2021.

Kemudian fase kedua adalah peniadaan mudik pada 6-17 Mei .

Ketiga pasca masa peniadaan mudik (6 Mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2021) kembali diberlakukan fase pengetatan.

Pengetatan dimaksud adalah pelaku perjalanan wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid tes antigen yang sampelnya.

"Ada persyaratannya, mereka harus mampu memperlihatkan hasil rapid test antingennya dan lain lain," ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved