Tribun Mamuju

Tersinggung, Jukir Nekat Aniaya Tukang Ojek di Pasar Lama Mamuju

Tersinggung, Jukir Nekat Aniaya Tukang Ojek di Pasar Lama Mamuju Sulawesi Barat

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
Polres Mamuju
Pelaku penganiayaan terhadap tukang ojek, Faisal (20) diamankan personel Resmob Polresta Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Seorang juru parkir alias jukir di Pasar Lama Mamuju, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) bernama Faisal (20) nekat menganiaya tukang ojek.

Korban diketahui bernama Bakri (49) warga Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Binanga, Mamuju.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju AKP Rubertus Roedjito saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian sekitar pukul 15.00 Wita.

“Penyebabnya karena ketersinggungan,” kata Roedjito kepada tribun-timur.com via WhatsApp, Sabtu (1/5/2021).

Ia menjelaskan, awalnya korban menegur pelaku karena ada seorang perempuan pengunjung pasar memarkir kendaraannya di sekitar pangkalan ojek.

“Pelaku merasa tersinggung, tidak menerima apa yang dikatakan pelaku sehingga terjadi perselisihan,” ujarnya.

Dikatakan, sebelum pelaku menganiaya korban, sempat terjadi adu mulut.

“Setelah terjadi adu mulut, pelaku langsung mencabut parang yang dimiliki dari sarungnya dan menebas korban,” ungkapnya.

Korban mengalami luka di dua bagian tubuhnya akibat sabetan parang milik pelaku.

“Korban alami luka robek pada bagian punggung sepanjang 15 cm,” tuturnya.

Kemudian luka robek pada bagian lengan sepanjang 3 cm.

Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh Unit Resmob Satreskrim Polresta Mamuju 

“Pelaku sudah dijemput oleh tim Resmob sekitar pukul 18.00 Wita di dekat rumahnya di Jalan Mangga Kelurahan Binanga, Mamuju,”ucapnya.

Sementara korban saat ini telah dirawat di RS Bhayangkara Mamuju akibat luka robek yang dialami.

“Korban mengeluarkan darah yang banyak sehingga langsung dilarikan ke RS Bhayangkara setelah kejadian dan saat ini sedang menjalani perawatan,” katanya.

Hasil interogasi sementara, kata Roedjito, pelaku dan korban sebelumnya tidak memiliki masalah, kejadian tersebut hanya karena ketersinggungan.

“Kami masih mendalami kejadian ini apa-apa yang disampaikan korban terhadap pelaku sehingga tersinggung dan nekat langsung menebas korban dengan sebilah parang panjang,” tuturnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved