Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Pintu Perbatasan Bone Diperketat, Fahri Rusli: Cari Solusi, Banyak Kehilangan Mata Pencaharian

Mulai hari ini, 1 Mei 2021 pintu perbatasan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) diperketat.

Dok Pribadi
Ketua Bapemperda DPRD Bone, Fahri Rusli 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Mulai hari ini, 1 Mei 2021 pintu perbatasan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) diperketat.

Posko perbatasan telah didirikan sejak kemarin, Jumat (30/4/2021) sore. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol-PP, Dishub dan perwakilan kesehatan bakal melakukan pemeriksaan.

Namun, dibalik pengetatan pintu perbatasan aturan larangan mudik, banyak masyarakat terdampak. Mata pencahariannya hilang.

Ketua Bapemperda DPRD Bone, Fahri Rusli meminta kepada pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik terkait kebijakan tersebut.

Menurutnya, kebijakan ini memberikan dampak luar biasa. Banyak orang yang kehilangan mata pencaharian.

"Harus dicarikan solusi. Bagi yang memiliki penghasilan tetap masih bisa memenuhi kebutuhan hidup, bagaimana dengan masyarakat yang terdampak dan tak memiliki penghasilan tetap," katanya Sabtu (1/4/2021).

Menurut dia, pemerintah daerah harus memberikan bantuan kepada pekerja yang terdampak dari kebijakan tersebut, salah satunya sopir angkutan umum antar kota kabupaten.

Pemberlakuan kebijakan ini cukup lama dari 1 Mei hingga 24 Mei. Dalam waktu tersebut mereka tidak memiliki penghasilan.

"Yang terdampak berikan jaring pengaman sosial. Setidaknya itu bisa sedikit membantu mereka," ucapnya.

Selain itu, legislator Partai Gerindra ini menyoroti penerapan surat keterangan rapid tes anti gen bagi mereka yang mau masuk ke Bone. Jika tak memiliki maka diminta putar balik.

Halaman
12
Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved