Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Pantau Pemudik, Sinjai Aktifkan Posko Perbatasan Per Desa dan Kelurahan

Pemerintah Kabupaten Sinjai menginstruksikan Pemerintah Desa dan Kelurahan di seluruh wilayah daerah perbatasan

TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Bus angkutan umum melayani penumpang tujuan Kendari, Bulukumba, Sinjai-Kendari. Mulai 6 Mei kendaraan bus tersebut dilarang pemerintah memuat pemudik. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menginstruksikan Pemerintah Desa dan Kelurahan di seluruh wilayah daerah tersebut untuk kembali mengaktifkan posko Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM).

Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Budiaman berkata bahwa selain Posko Pemantau Pemudik akan didirikan di setiap perbatasan atau pintu keluar-masuk di Sinjai juga akan didirikan posko di masing-masing desa dan keluarahan.

" Posko itu nantinya akan mengawasi seluruh masyarakat pemudik di desa dan kelurahan masing-masing," kata Budiaman, Jumat (30/4/2021).

Selain itu jika ada pemudik ditemukan oleh petugas posko maka akan dilakukan karangtina yang tempat yang telah disiapkan oleh Pemerintah Desa dan Kelurahan.

" Jadi masyarakat pemudik tidak bisa lolos di perbatasan karena ada posko di kelurahan dan desa," katanya.

Sedang Posko untuk memantau pemudik di pintu keluar-masuk Kabupaten Sinjai mulai didirikan pada 1 Mei mendatang.

" 1 Mei sudah berdiri posko pemantau pemudik di perbatasan Sinjai ke kabupaten lainnya," kata Sekretaris Covid-19 Sinjai, Budiaman.

Posko tersebut akan didirikan di lima titik yakni Pintu jalur Bulukumba-Sinjai di Balangpesoang, Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe.

Pintu keluar-masuk Bonto Sinjai-Kajuara Bone.

Pintu keluar-masuk Pattongko Tellulimpoe Sinjai-Kajang.

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved