Breaking News:

Musda Demokrat Sulsel

Musda Demokrat Sulsel, Kader Maros Ingatkan Warisan Kepemimpinan Reza Ali

Politisi Partai Demokrat Kabupaten Maros Akbar Endra mengingatkan legacy atau warisan kepemimpinan Reza Ali menakhodai Partai Demokrat Sulsel

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi Akbar Endra
Politisi Partai Demokrat Kabupaten Maros Akbar. (Foto dokumen pribadi Akbar Endra) 

Reza tidak pernah menyebut diri hebat, tapi dia selalu memberi semangat dan motivasi ke semua kader.

"Semua yang mau jadi ketua Demokrat Sulsel, sebaiknya datang ke Reza Ali belajar jadi pemimpin. Jangan malu-malu," kata Akbar Endra.

Akbar Endra mengatakan, ide Reza Ali agar Partai Demokrat memiliki citra: Jangan sok jago dan jangan bohong sama rakyat. 

Reza Ali meminta para kader bersikap seperti padi, semakin berisi semakin menunduk. Bukan jadi tong kosong nyaring bunyinya.

"Itu inspirasinya reza; Jangan sok jago, dan selalulah bersikap rendah hati sebab kalian adalah kader demokrat. Jangan seperti tong kosong: nyaring bunyinya isinya kosong. Itu ciri politisi masa lalu," kata Akbar Endra mengenang motovasi Reza Ali kepada caleg-caleg Partai Demokrat tahun 2009.

Akbar Endra melanjutkan, gagasan Reza itu membumi. Sederhana dan tidak sok jagoan. Tapi dia tunjukkan hasil dari nol menjadi winner, bukan dari winner menjadi runner up.

Menurutnya, Partai Demokrat Sulsel di masa Reza nol, dia jadikan winner (dua besar) bukan dari winner dijadikan runner up.

"Jadi Belum ada Ketua DPD Demokrat Sulsel sehebat Reza Ali. Fakta sejarah kepemimpinan demokrat Sulsel. Belum datang Ketua Demokrat yang bisa menyamai reputasi Reza Ali. Mungkuin masih digembleng di PAUD, pendidikan anak usia dini," kata Akbar Endra

Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved