Breaking News:

Tribun Enrekang

Disdalduk-KB Enrekang Gencar Edukasi Remaja, Cegah Lahirnya Anak Stunting

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-KB) Enrekang, menggelar pendampingan pelaksanaan edukasi penyiapan kehidupan

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
ist
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-KB) Enrekang di pusat informasi konseling remaja (PIK-R) dan Bina Keluarga Remaja (BKR), Jumat (30/4/2021). 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-KB) Enrekang, menggelar pendampingan pelaksanaan edukasi penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR). 

Kegiatan ini digelar di pusat informasi konseling  remaja (PIK-R) dan Bina Keluarga Remaja (BKR), Jumat (30/4/2021).

Sekretaris Disdalduk-KB Enrekang, Husniati Latif menjelaskan bahwa acara ini merupakan program BKKBN Bangga Kencana. 

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap remaja.

"Remaja diharapkan dapat menjadi remaja yang berketahanan, remaja yang berkualitas, remaja dapat menunjukkan identitas diri, remaja yang produktif, dan pro aktif," kata Husniati Latif.

Sementara selaku Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Ritamariani menyebutkan upaya pencegahan stunting harus dimulai dari hulu, yaitu dimulai saat remaja. 

Kasus stunting, kata Rita, banyak terjadi pada remaja yang menikah diusia dini. 

Hal ini disebabkan remaja belum memiliki pengetahuan yang cukup terkait kehamilan dan pola asuh yang baik dan benar. 

"Remaja juga masih sangat membutuhkan gizi untuk pertumbuhan hingga usia 21 tahun," ujar Rita.

Namun ketika mereka menikah dan hamil, tubuh ibu berebut gizi dengan bayi yang dikandungnya dan menyebabkan anak lahir stunting. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved