Breaking News:

Tribun Sulsel

Triwulan I 2021, Realisasi Investasi Sulsel Capai Rp 6,530 T

Realisasi investasi di Sulsel periode Januari-Maret 2021 (triwulan I) mencapai Rp 6,530 triliun.

Humas Pemprov Sulsel
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulsel, Jayadi Nas merilis realisasi Investasi di kantornya Jl Bougenville Makassar, Rabu (2842021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Realisasi investasi di Sulsel periode Januari-Maret 2021 (triwulan I) mencapai Rp6,530 triliun.

Angka itu, sudah mencapai 81,62 persen dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulsel 2021 sebesar Rp8 triliun.

Rinciannya, Rp1,027 triliun untuk Penanaman Modal Asing (PMA) dan Rp5,503 triliun untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDM).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulsel, Jayadi Nas bersyukur dengan capaian itu.

"Alhamdulillah, triwulan I luar biasa ini. Sudah 81,62 persen target RPJMD Sulsel terpenuhi," katanya saat rilis realisasi Investasi di kantornya Jl Bougenville Makassar, Rabu (28/4/2021).

"Sedangkan dari target Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun 2021 yang mencapai Rp12,33 triliun, realiasi investasi di Sulsel sudah mencapai 52,96 persen," imbuh Jayadi.

Adapun enam sektor usaha dengan nilai realisasi terbesar pada triwulan I yakni, transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp2,611 triliun (40 persen), perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp2,12 triliun (32 persen), dan pertambangan sebesar Rp508,525 miliar (8 persen).

"MNP di sektor usaha transportasi memberi andil sangat besar. Selain itu investasi PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia di Bantaeng yang menambah tunggu dari dua menjadi empat tungku," jelas Jayadi.

"Selain itu, massifnya edukasi kepada perusahaan untuk melaporkan LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal). Karena itu wajib bagi perusahaan," tambahnya.

Lalu enam daerah dengan realiasi investasi terbesar pada triwulan I-2021 yakni Kota Makassar Rp4,443 triliun (68 persen), Kabupaten Bone Rp580,368 miliar (9 persen), dan Kabupaten Luwu Timur Rp555,446 miliar (9 persen).

Selanjutnya, Kabupaten Bantaeng Rp227,367 miliar (3 persen), Kabupaten Takalar Rp145,992 miliar (2 persen), dan kabupaten/kota lainnya Rp588,131 miliar (9 persen).

Berdasarkan asal negara (PMA), nilai realisasi investasibtriwulan I tahun 2021 yakni Kanada Rp493,59 miliar (48 persen), Singapura Rp193,364 miliar (19 persen), Tiongkok Rp189,601 miliar (18 persen), Malaysia Rp66,988 miliar (7 persen), dan Hongkong Rp31,045 Miliar (3 persen).

Untuk serapan tenaga kerja pada periode Januari sampai Maret 2021 di perusahaan PMDN/PMA Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebanyak 3.042 orang dan tenaga kerja asing (TKA) sebanyak 9 orang.

Untuk penanaman modal asing, tenaga kerja Indonesia yang berhasil diserap mencapai 139 orang dan tenaga asing sebanyak 9 orang.

"Sedangkan untuk penanaman modal dalam negeri, tenaga kerja Indonesia yang terserap mencapai 2.903 orang dan tidak ada tenaga kerja asing," jelas Jayadi.(aly)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved