Breaking News:

Klaster Tarawih

Muncul Covid-19 Klaster Tarawih, Berawal 1 Jamaah Sakit Tapi Paksakan Diri ke Masjid 55 Terinfeksi

Jangan sampai penyebaran Covid-19 klaster tarawih Banyumas terjadi di daerah Anda, saling mengingatkan pentingnya protokol kesehatan di masjid

GETTY IMAGES
Ilustrasi Virus Covid-19 - Jangan sampai penyebaran Covid-19 klaster tarawih Banyumas terjadi di daerah Anda, saling mengingatkan pentingnya protokol kesehatan di masjid 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pelajaran kepada semua pihak untuk tidak memaksakan diri menunaikan salat berjamaah di masjid saat sedang sakit.

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19.

Seperti kasus yang terjadi di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Jangan sampai penyebaran Covid-19 klaster tarawih Banyumas terjadi di daerah Anda, saling mengingatkan pentingnya protokol kesehatan di masjid atau langgar/musholla.

Sebanyak 55 jemaah shalat tarawih di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dinyatakan positif Covid-19.

Mereka berasal dari dua masjid.

Di Desa Pekaja, Kecamatan Kalibagor ada 44 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Sedangkan di Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede ada 7 jemaaah shalat tarawih yang dinyatakan positif Covid-19.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan dua klaster shalat tarawih tersebut diketahui setelah ada dua jemaah dari dua masjid tersebut yang dinyatakan positif Covids-19.

Kemudian petugas kesehatan melakukan tracing terhadap kontak erat hingga ditemukan puluhan orang positif Covid-19.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved