Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kasus Dugaan Korupsi Jampersal Dinkes Bulukumba Segera Diaudit BPK

Kasus Dugaan Korupsi Jaminan Persalinan (Jampersal) Dinas Kesehatan (Diskes) Bulukumba Segera Diaudit BPK.

TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, terus mengusut kasus dugaan korupsi Jaminan Persalinan (Jampersal) Dinas Kesehatan (Diskes) Bulukumba tahun anggaran 2019.

Teranyar, kasus ini sisa menunggu dilakukannya audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kasi Pidsus Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni, Kamis (29/4/2021) mengaku jika pihaknya telah melakukan ekspose ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Minggu kemarin sudah ekspos via daring dengan BPK-RI. Selanjutnya mungkin mereka akan ke Bulukumba, tapi hal ini (jadwal audit BPK) belum dikonfirmasi lagi sama tim auditor tindaklanjutnya. Mungkin secepatnya akan dikabari lagi saya langkah selanjutnya,” katanya.

Untuk teknis proses auditnya, alumnus Fakultas Hukum Unhas itu mengaku belum mengetahui pasti.

Pasalnya, saat ini sedang ada pembatasan keluar daerah, apalagi bakal ada larangan penerbangan menjelang mudik.

Terkait materi ekspose yang sebelumnya telah digelar dengan BPK, Thirta mengaku pihaknya menyampaikan terkait kronologi dari kasus tersebut, hingga ditemukannya indikasi penyelewengan anggaran.

“(Pada saat ekspose dengan BPK) Dibahas kronologi dari awal dana Jampersal sampai akhir pertanggung jawabannya anggaran tahun 2019,” jelasnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan pemeriksaan pihak penyidik Kejari Bulukumba, ditemukan adanya indikasi penyelewengan anggaran.

Pasalnya, dari Rp 3,4 miliar total anggaran, hanya sekitar Rp 700 Juta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved