Breaking News:

Tribun Sulbar

Sulbar Urutan Kedua Rawan Bencana, Wagub Harap Materi Kebencanaan Masuk dalam Kurikulum Pendidikan

Sulbar Urutan Kedua Rawan Bencana, Wagub Harap Materi Kebencanaan Masuk Dalam Kurikulum Pendidikan

Humas Wagub Sulbar
Wagub Sulbar Hj Enny Anggraeni Anwar saat pemasangan tanda jalur evakuasi dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) di Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Wakil Gubernur Sulbar, Hj Enny Anggraeni Anwar mengatakan, untuk mengurusi kebencanaan di daerah diperlukan kerjasama yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

"Dibutuhkan kerjasama yang baik, apalagi daerah kita ini adalah daerah yang rewan bencana,"kata Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB).

Menurut Enny, perlu membuat suatu program dalam rangka lebih meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kebencaaan.

Apalagi, Sulbar berdasarkan rilis BNPB urutan kedua di Indonesia rawan bencana.

Bahkan dari 528 kabupaten/kota di Indonesia, Majene juga masuk urutan kedua di Indonesia dari indeks risiko bencana.

Karena itu Enny berharap materi terkait kebencanaan penting dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di Sulbar.

"Karena pengetahuan kebencanaan itu harus ditanamkan sejak dari bangku sekolah dasar dalam bentuk mata pelajaran (Mapel) muatan lokal," tuturnya.

Peringatan HKB oleh Pemprov Sulbar dirangkaikan dengan pemasangan tanda jalur evakuasi di sejumlah titik dalam kota Mamuju.

"Tanda jalur evakuasi ini bukan spot untuk foto-foto, tetapi dibaca dan dipahami dimana dan kemana arah evakuasi yang aman saat terjadi bencana," ujarnya.

Keberadaan tanda jalur evakuasi, Lanjut Enny, akan sangat membantu dalam mengurangi kesimpang siuran masyarakat saat terjadi bencana.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved