Breaking News:

Tribun Soppeng

Mantan Direktur RSUD Latemmamala Soppeng Jadi Tersangka Pemalsuan Suket Covid-19

Polres Soppeng menetapkan mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Latemmamala Soppeng, dr Nirwana sebagai tersangka.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Mantan Direktur RSUD Latemmamala Soppeng, dr Nirwana ditetapkan sebagai tersangka kasus pemalsuan suket Covid-19. 

TRIBUNSOPPENG.COM, WATANSOPPENG - Kasus pemalsuan surat keterangan (suket) Covid-19 palsu di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan memasuki babak baru.

Kepolisian Resort (Polres) Soppeng menetapkan mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Latemmamala Soppeng, dr Nirwana sebagai tersangka.

"Sudah tahap sidik. Iya, (mantan direktur RSUD Latemmamala) tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Soppeng, Iptu Noviarif Kurniawan, saat dikonfirmasi Tribun Timur, Rabu (28/4/2021).

Sejauh ini, penyidik Polres Soppeng telah memeriksa lebih dari 20 orang sebagai saksi terkait penerbitan suket Covid-19 palsu di Kabupaten Soppeng.

Namun, Noviarif menyebutkan, baru satu orang yang dinaikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka.

"(Tersangka) baru satu orang yang ditetapkan," sambungnya.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi tidak melakukan penahanan terhadap dr Nirwana.

Tak ada alasan jelas dari pihak kepolisian sekaitan hal itu. Noviarif pun enggan membeberkan alasannya.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan keterlibatan banyak pihak dalam penerbitan suket Covid-19 palsu itu.

Tidak menutup kemungkinan, ada tersangka baru yang akan diumumkan dan menyusul dr Nirwana.

Penyidik kepolisian menyangkakan pasal pemalsuan dokumen dan terancam pidana penjara selama 4 tahun sebagaimana pasal 267 ayat (1) serta pasal 268 ayat (1) dan ayat (2).

Kasus dugaan pemalsuan suket Covid-19 itu mencuat ke publik pada pertengahan Maret 2021 lalu.

Bermula dari surat terbuka yang dilayangkan tokoh pemuda Kabupaten Soppeng lalu disusul munculnya video percakapan dr Nirwana dengan mantan Kepala Labkesda Soppeng, dr Mustaqim.

Informasi dihimpun, ada lebih 100 suket Covid-19 palsu yang diterbitkan dr Nirwana tanpa sepengetahuan Kepala Labkesda waktu itu.

Pasca kasus itu mencuat, dr Nirwana pun langsung diberhentikan dari jabatannya sebagai Direktur RSUD Latemmamala Soppeng dan dimutasi ke Puskesmas Baringeng. (*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved