Breaking News:

Tribun Finance

Tancap Gas di Awal Tahun, Kredit Konsolidasi Bank Mandiri Tumbuh 9,10%

Tancap Gas di Awal Tahun, Kredit Konsolidasi Bank Mandiri Tumbuh 9,10% Secara tahunan.

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Hasriyani Latif
Bank Mandiri
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/4)/2021). 

Ia membeberkan, beberapa sektor ekonomi yang menjadi fokus penyaluran kredit segmen wholesale.

Antara lain sektor FMCG, Perkebunan dan Konstruksi.  

Sementara di sektor UMKM, outstanding portfolio KUR juga tumbuh kencang di kisaran 35,4 persen YoY menjadi Rp46,2 triliun, dimana Rp9,6 triliun disalurkan kepada 99.162 debitur dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Darmawan mengatakan, pihaknya optimis perkembangan program vaksinasi covid-19 yang dikombinasikan berbagai stimulus kebijakan pemerintah dan regulator.

"Termasuk berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat, akan mampu membangkitkan perekonomian Indonesia dari tekanan dahsyat pandemi covid-19," ujarnya.

Sementara itu, DPK secara bank only juga mengalami peningkatan sebesar 15,6 persen YoY mencapai Rp947,8 triliun dengan CASA ratio sebesar 71,2 persen.

Capaian ini didorong oleh pertumbuhan giro yang mencapai 41,73 persen YoY menjadi Rp335,9 triliun.

“Keberhasilan kami memperbaiki komposisi dana murah ini juga ikut menekan biaya dana atau cost of fund YtD (bank only) menjadi hanya 1,80 persen, turun tajam dari 2,83 persen pada Maret 2020,” ucapnya.

Ia menyebutkan, kenaikan DPK hingga menembus level Rp 1.100 triliun dan kenaikan penyaluran kredit berkontribusi kepada pembentukan aset Bank Mandiri secara konsolidasi hingga mencapai Rp 1.584,1 triliun, meningkat 20 persen secara yoy.

“Kenaikan aset yang signifikan tersebut terutama didorong oleh keberhasilan proses merger Bank Syariah Mandiri dan dua bank syariah himbara lainnya menjadi Bank Syariah Indonesia dan menjadi entitas perusahaan anak Bank Mandiri,” jelasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved