Breaking News:

Tribun Makassar

Antisipasi Pergerakan Teroris, BNPT Sambangi Divisi Keimigrasian Wilayah Sulsel

Tim Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menyambangi kantor Divisi Keimigrasian Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham)

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
ist
Tim Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menybangi kantor Divisi Keimigrasian Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Sulawesi Selatan, Selasa (27/4/2021) siang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim dari Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menyambangi kantor Divisi Keimigrasian Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Sulawesi Selatan, Selasa (27/4/2021) siang.

Kehadiran tim BNPT yang dikoordinir Kasubdit Penggunaan Kekuatan, Kolonel (Mar) Indrayanto MTr Hanla MM, disambut Kabid Intelijen Mirza Akbar dan Kabid Perizinan dan Informasi Divisi Keimigrasian Noer Putera Bahagia.

Kehadiran BNPT itu, untuk menyikapi situasi kondisi keamanan di wilayah kerja keimigrasian Sulawesi Selatan.

Dan dalam rangka mencegah dan antisipasi dini potensi pergerakan terorisme di Sulsel.

"Maksud dan tujuan tim BNPT adalah koordinasi penguatan kapasitas dan kompetensi personil terkait dalam mendukung penanggulangan terorisme di wilayah Sulawesi Selatan," kata Mirza Akbar dalam keterangan persnya.

Mengingat kata Gemilang, potensi kerawanan dan antisipasi akan hal tersebut sangat mungkin diperankan Imigrasi.

"Imigrasi adalah salah satu pilar yang berkompeten memberikan dukungan terhadap institusi utama BNPT, TNI Polri dan unsur unsur Intelijen dalam pencegahan dan penanggulangan terorisme," ujarnya.

Pihaknya pun berencana melakukan kegiatan peningkatan dan penguatan kapasitas personel.

"Sesuai jadwal akan dilaksanakan kegiatan penguatan kapasitas dan potensi personil pada bulan Juni di Makassar oleh BNPT dan kami (imigrasi) dari semua Ka Unit Pelaksana Teknis dan pejabat terkait internal akan ikut dalam kegiatan tersebut," bebernya.

"Terima kasih Tim BNPT atas koordinasi dengan baik pada hari ini," tuturnya dalam rilis yang dikirim Kabid Zinfokim Putra.

Sekedar diketahui, Tim Densus 88 Mabes Polri telah menangkap 43 terduga teroris di Sulawesi Selatan.

Ke 43 terduga teror itu, pun menjalani pemeriksaan di Mapolda Sulsel.

Penangkapan ke 43 terduga teroris itu, diungkap setelah aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jl Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, 28 Februari lalu.

Dalam aksi teror itu, dua terduga pelaku Lukman dan istrinya Yogi Safitri Fortuna tewas di lokasi kejadian.

Selain itu, aksi bom bunuh diri itu juga melukai 19 jemaat dan petugas gereja.(Tribun-Timur/Muslimin Emba).

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved