Breaking News:

Tribun Makassar

Rombongan Pengantar Jenazah di Makassar Pukul Petugas Tol

Beredar rekaman video rombongan pengantar jenazah menerobos jalan Tol Reformasi, Kota Makassar, Minggu (25/4/2021).

ist
Screenshot video rekaman pengantar jenazah terobos toko reformasi Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Beredar rekaman video rombongan pengantar jenazah menerobos jalan Tol Reformasi, Kota Makassar, Minggu (25/4/2021).

Tidak hanya itu, beberapa oknum rombongan yang berisi pengendara roda dua dan empat, juga merusak fasilitas tol.

Bahkan beberapa dari mereka terlibat cekcok dengan petugas saat hendak dihalau.

Bahkan petugas tol itu sempat mendapat pukulan dari salah satu rombongan.

Insiden itu dibenarkan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Santoe.

Ia menjelaskan bahwa, iring-iringan pengantar jenazah tersebut masuk melalui pintu tol Jalan Cambayya dan tembus di pintu tol Tamalanrea.

Kejadian itu, kata Frans Santos terjadi pada Jumat 23 April usai salat Jumat.

"Mereka di Cambayya dibukakan pintu tol tapi setelah berada di pintu tol Tamalanrea, tidak dibukakan pintu karena disitu berbayar," kata Kombes Pol Frans Sentoe kepada wartawan, Senin (26/4/2021) siang.

"Sehingga, petugas tol pun memberikan penjelasan. Lalu salah seorang membuka paksa pintu tol dan saat itu juga terjadi pemukulan," sambungnya.

Saat ini, pihaknya sementara melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku penganiayaan terhadap petugas tol tersebut.

"Ada satu korbannya dari petugas jaga tol dan dia sudah melapor ke Polrestabes Makassar. Sudah visum dan ini akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya..

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak masuk ke dalam jalur tol dengan mengendarai roda dua.

"Kalau pun mengantar jenazah, mobilnya masuk lewat tol tapi gunakan sepeda motor tunggu dipinggir tol," harapnya.

Ia juga meminta, ketika warga hendak mengantar jenazah silahkan berkoordinasi dengan polsek setempat 

"Kita juga sudah imbau warga kalau ada jenazah silahkan laporkan ke polsek untuk dikawal. Jadi tidak mengawal jenazah dengan kendaraan secara preman," imbuhnya.(Tribun-Timur/Muslimin Emba).

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved