Breaking News:

Tribun Makassar

Jelang Larangan Mudik, Jumlah Penumpang dari Bandara Sultan Hasanuddin Meningkat

Menjelang larangan mudik oleh pemerintah, penumpang Garuda Indonesia dari Bandar Udara (Bandara) Sultan Hasanuddin tembus rerata 1.100 orang per hari.

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Sudirman
ist
Pergerakan penumpang dan kargo selama priode Natal dan Tahun Baru (Nataru 2020/2021) di Bandara Sultan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Maros, mengalami penurunan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Menjelang larangan mudik oleh pemerintah, penumpang Garuda Indonesia dari Bandar Udara (Bandara) Sultan Hasanuddin tembus rerata 1.100 orang per hari.

Sebelumnya, maskapai penerbangan dilarang mengangkut penumpang mulai 6-17 Mei 2021.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto dalam konferensi pers virtual beberapa waktu lalu, hal ini tindak lanjut kebijakan pelarangan mudik Lebaran pada 2021.

Alhasil, animo masyarakat untuk terbang sebelum larangan diberlakukan cukup tinggi.

Regional CEO Kalimantan, Sulawesi & Papua Region PT Garuda Indonesia, Berthon Hutapea mengatakan, tujuan terbesar jalan Makassar-Jakarta.

"Secara total ke semua rute, rerata Garuda dari Makassar mengangkut 1100 penumpang per hari," katanya pada Tribun Timur, Senin (26/4/2021).

Selain Jakarta, tujuan lainnya ialah Kendari, Mamuju, Jayapura, Sorong, Ambon, Manado, Palu, Balikpapan dan Timika.

Berthon Hutapea berharap, masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, penumpang diminta selalu mematuhi ketentuan dari pemerintah.

"Selalu siapkan dokumen perjalanan yang valid jika harus terbang pada periode mudik," tuturnya.

Trafik Penumpang Sriwijaya Naik 80 persen

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved