Breaking News:

Tribun Mamasa

Larangan Mudik Berlaku 6 Mei, Dishub Mamasa Dirikan Tiga Posko di Wilayah Perbatasan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat, terus mensosialisasikan larangan mudik lebaran.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamasa, Domina Mogot 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat, terus mensosialisasikan larangan mudik lebaran.

Larangan mudik itu tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 13 tahun 2021.

Tentang peniadaan mudik hari raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan upaya pengendalian penyebaran covid-19 selama bulan Ramadhan 1442 Hijriah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamasa, Domina Mogot mengatakan, larangan mudik di Mamasa mulai berlaku 6-17 Mei 2021.

Dia menjelaskan, larangan mudik yang akan dilakukan nantinya diawali dengan sosialisasi terhadap seluruh angkutan umum.

Kata Domina, selain dari pihak Dinas Perhubungan, larangan mudik juga akan dipertegas pihak kepolisian berdasarkan Perintah Kapolri.

"Jadi kami sifatnya hanya membantu saja, untuk penindakannya akan dilakukan oleh pihak kepolisian," jelas Domina, Sabtu (24/4/2021) sore tadi.

Dijelaskan Domina, strategi yang akan dilakukan petugas gabungan nantinya terhadap larangan mudik yaitu dengan membuat penyekatan di perbatasan.

Dia menyebut, sedikitnya ada tiga pos penyekatan yang akan dibuat nantinya, yaitu di perbatasan Polewali-Mamasa, Mamuju-Mamasa dan Mamasa-Toraja.

Jika nantinya ada masyarakat yang mudik dari luar Kabupaten Mamasa atau sebaliknya, maka disarankan untuk putar balik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved