Breaking News:

Tribun Bulukumba

Pidsus Kejari Bulukumba Mulai Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Korupsi Beasiswa Akper

Proses penyidikan kasus dugaan korupsi beasiswa miskin Akademi Keperawatan (Akper) Bulukumba, memasuki babak baru

TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Proses penyidikan kasus dugaan korupsi beasiswa miskin Akademi Keperawatan (Akper) Bulukumba, memasuki babak baru.

Sebelumnya, kasus ini mandek selama belasan tahun.

Itu karena mantan Direktur Akper Bulukumba, Riswan Marsal, yang ditetapkan sebagai tersangka melarikan diri.

Ia kemudian ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejari Bulukumba.

Bertahun-tahun menghilang, keberadaan Riswan kemudian terendus dan berhasil ditangkap di Kota Palopo.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaam Negeri (Kejari) Bulukumba, Andi Thirta Massaguni, Jumat (23/4/2021) membeberkan, saat ini pihaknya sementara melengkapi berkas.

"Proses selanjutnya (setelah tersangka ditangkap), penyidik melengkapi berkas perkara dan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka," jelas Andi Thirta.

Saat ini, Riswan Marshal ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Bulukumba.

Sekadar diketahui, Riswan Marsal merupakan tersangka kasus dugaan korupsi bantuan beasiswa untuk mahasiswa miskin, sekitar tahun 2007 silam.

Ia disebut merugikan negara sebesar Rp 331 juta, dari total anggaran sebesar Rp1,1 miliar.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved