Breaking News:

Tribun Gowa

Elena Orang Filipina, Ubah Nama Jadi Nur Simah, Kerja di SPBU Gowa, Ditangkap Petugas Imigrasi

Ia berhasil diamankan saat menjadi operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Gowa.

TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Sulawesi Selatan, Dodi Karnida saat rilis pengungkapan itu di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar, Jl Perintis Kemerdekaan, Jumat (23/4/2021) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina, diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar.

Ia berhasil diamankan saat menjadi operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Gowa.

Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Sulawesi Selatan, Dodi Karnida saat merilis pengungkapan itu di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar, Jl Perintis Kemerdekaan, Jumat (23/4/2021) siang.

"Jadi ini, dia punya dua nama. Di dokumen Filipina, namanya Elena Rei, tetapi di dokumen keimigrasian namanya Nur Simah," kata Dodi Karnida didamping Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar, Agus Winarto.

Dodi menjelaskan, Elena Rei berdarah asli Filipina.

Hanya saja, kedua orang tua Elena merantau ke Sabah Malaysia saat ini Elena dalam kandungan.

Di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, Elena pun dilahirkan.

Beranjak balita, iya dibawa kembali ke Filipina, tepatnya di kampung halaman ke dua orangtuanya.

Di sana, Elena kecil menempuh bangku sekolah.

Namun, belum tamat SMP ia putus sekolah lalu kembali ke Sabah Malaysia, lokasi perantauan orang tuanya.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved