Tribun Majene

Disnaker Majene Dirikan Posko THR

Disnaker Majene akan membentuk posko pengawasan atau pengaduan dari karyawan yang belum menerima

Penulis: Hasan Basri | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Kepala Disnakertrans Majene, Hamsinah 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAJENE - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Majene, Sulbar, meminta kepada pengusaha untuk tertib dan teratur membayar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawannya.

Disnaker Majene akan membentuk posko pengawasan atau pengaduan dari karyawan yang belum menerima haknya dari perusahaan.

Kepala Disnakertrans Majene, Hamsinah mengatakan bagi karyawan yang merasakan dirugikan karena tidak mendapat THR dari perusahaan, bisa datang ke posko tersebut

"Posko ini dibentuk sesuai dengan arahan Kementerian melalui Disnaker Provinsi, " kata Hamsinah.

Melalui pengaduan tersebut, posko akan menindaklanjuti sesuai dengan laporan yang diterima.

Kemudian mengkonfirmasi kepada badan usaha yang dimaksud.

Aturan pembayaran THR sudah diedarkan kesejumlah badan usaha di Majene.

Pembayaran THR bagi karyawan paling lambat tujuh hari sebelum lebaran Idul Fitri.

Adapun  badan usaha di Majene yang wajib membayarkan THR, kata Hamsinah, hanya pada perusahan kecil dan menengah.

"Kalau disini kayak minimarket, dan bank, BUMN, dan lain lain, "paparnya.

Berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menaker Nomor 6 tahun 2016 tentang THR bagi pekerja di perusahaan.

THR harus dibayarkan sebagai kewajiban pengusaha kepada pekerja.

Pengusaha tidak boleh mencicil pembayaran THR kepada karyawan.

THR harus diterima secara penuh sesuai haknya.

"Tidak boleh dicicil, namanya juga THR, " paparnya.

Adapun sanksi bagi badan usaha yang melanggar bakal diberikan teguran hingga sanksi berat sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved