Breaking News:

Mukjam Ramadan

Safarin; Puasa itu Mobilitas Ruang Luar

SAFARI(n) (سَفَرٍ) sudah diadaptasi banyak bahasa dan bangsa di dunia. Artinya perjalanan atau petualangan di alam atau gurun sahara.

Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur/ Thamzil Thahir.
Ilustrasi. 

Thamzil Thahir

Editor In Chief Tribun Timur

SAFARI(n) (سَفَرٍ) sudah diadaptasi banyak bahasa dan bangsa di dunia. Artinya perjalanan atau petualangan di alam atau gurun sahara.

Selain perjalanan, turunan kosa kata ini juga digunakan untuk mengungkap mobilitas, dan kunjungan kesenangan.

Di konteks ibadah puasa Ramadan; safarin menjadi salah satu ketentuan hukum rukhsa (keringanan) atau alasan obyektif membatalkan, menunda atau mengganti puasa.

Di konteks ini pula, sekaligus mengkonfirmasikan bahwa puasa bukanlah penghalang mobilitas untuk tetap bekerja, di luar ruang.

Puasa bukan semata mengabdikan diri untuk bertuhan, namun juga untuk tetap bermasyarakat, menafkahi, dan berbuat baik untuk sesama.

Dari lima ayat perintah puasa dan Puasa Ramadan di Surah Albaqarah (183-187); safarin digunakan dua kali dan berurut.

Ini khas ayat Ramadan.

Kosa kata ini selalu membonceng dengan maridan (dalam kondisi sakit parah); Man kana maridan awu ala safarin ‎(من كان مريضا او على سفرٍ).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved