Breaking News:

Tribun Bantaeng

Madrasah di Kabupaten Bantaeng Belajar Tatap Muka Juli, Jam Belajar Dikurangi

Madrasah di Kabupaten Bantaeng Belajar Tatap Muka Juli, Jam Belajar Dikurangi

handover
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, Muhammad Ahmad Jailani 

Kegiatan itu adalah ujian Madrasah. Namun, dilaksanakan dengan protokol kesehatan dan hingga saat tidak ada efek buruk menambah kasus positif Covid-19 di Bantaeng.

Olehnya itu, kebijakan dan aturan dari pemerintah Kabupaten menjadi acuan Kemanterian Agama untuk membuka Madrasah.

Teknisnya, kelas nantinya hanya diisi oleh 50 persen siswa dari kapasitas ruangan.

"Jadi misalnya ruangan muat 30 kini hanya 15 orang," jelasnya.

Kemudian, sebelum pemberlakukan belajar tatap muka bakal diminta persetujuan orangtua para siswa.

Bagi orang tua yang tak mengizinkan anaknya untuk ikuti belajar tatap muka di Madrasah, maka tetap dilakukan daring dan luring.

Apabila telah diberikan, pembelajaran tetap dibatasi dengan pengurangan jam belajar, dan siswa belajar secara bergantian.

"Jadi tetap ada batasan sesuai dengan arahan Kanwil juga agar kita ikut dengan kebijakan pemerintah dalam hal ini Kabupaten Bantaeng," tuturnya.

Saat ini dia berharap masa pandemi segera berakhir agar bisa melaksanakan aktivitas seperti sediakala.

Untuk itu, dia mengharapkan khususnya kepada ummat Islam di bulan Ramadan ini, agar banyak memanjatkan berdoa untuk kondisi yang lebih baik.

"Kita berharap masa pandemi segera berakhir. Khusus umat Islam di bulan Ramadan ini agar kita banyak berdoa. Dan protokol kesehatan tetap wajib kita laksanakan," tambahnya.(*)

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution

Penulis: Achmad Nasution
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved