Breaking News:

Tribun Ramadhan

Sejarah Masjid Jami Nurul Muttahida Kayulangka, Masjid Tertua di Mamuju dengan Arsitektur Modern

Masjid Jami Nurul Muttahida, Kayulangka, adalah salah satu masjid tertua yang ada di Kabupaten Mamuju.

Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Masjid Jami Nurul Muttahidah Kayulangka, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju 

Tahun 1950, Masjid Jami Nurul Muttahidah juga menjadi saksi bisu aksi pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Kahar Muzakkar.

Saat itu, gerilyawan DI/TII menyerbu Kayulangka dan melakukan aksi pembakaran.

"Semua rumah warga terbakar, hanya masjid Nurul Muttahida yang tidak terbakar,"katanya.

Tahun 1958, Mamuju pernah 'bubar' ditinggalkan oleh pemerintah sehingga seluruh penduduknya berpindah ke daerah lain.

"Kita mengungsi semua, ada ke Parepare, Balikpapan, Palu dan Makassar karena Tentara 716 dari Duri, Enrekang, yang bertugas saat itu tinggalkan Mamuju,"tuturnya.

Dikatakan, Mamuju kembali dibuka pada tahun 1961 karena pemerintah sudah ada dan Mamuju sudah berstatus kabupaten.

"Selama masyarakat Mamuju mengungsi, Masjid Jami Nurul Muttahidah tetap kokoh hingga kembali tahun 1961 karena sudah terbentuk pemerintahan,"pungkasnya.(tribun-timur.com)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved